Hadapi Dunia BANI, Ini 5 Kunci Sukses Gen Z Menurut Direktur BCA
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono menyampaikan materi di hadapan mahasiswa UNAIR di Aula Ternate Gedung ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B pada Jumat (9/10/2026)-Foto : Humas Unair/Website Unair-
Surabaya, diswaymojokerto.id – Generasi Z menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks, mulai dari perubahan yang sulit diprediksi, tekanan mental, hingga derasnya arus informasi di media sosial. Untuk menghadapi kondisi tersebut, anak muda perlu membekali diri dengan pola pikir yang adaptif, karakter kuat, dan integritas.
Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Antonius Widodo Mulyono membagikan sejumlah strategi pengembangan diri saat menjadi pembicara dalam kuliah tamu bertajuk “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter” di Aula Ternate, Gedung ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B Universitas Airlangga (UNAIR), Jumat 9 Oktober 2026.
Dalam kuliah tamu tersebut, Antonius mengajak mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi era BANI, singkatan dari Brittle, Anxious, Non-linear, dan Incomprehensible. Istilah ini menggambarkan dunia yang rapuh, memicu kecemasan, bergerak tidak linier, serta semakin sulit dipahami.
BACA JUGA:Kartu Nikah Digital Bisa Diunduh Online, Simak Cara Mengaksesnya lewat Simkah
BACA JUGA:Bulog Jatim Serap 978 Ribu Ton Beras, Sumbang 25 Persen Pengadaan Nasional
Menurut Antonius, situasi tersebut juga berkaitan dengan fenomena post-truth, ketika informasi yang berulang kali disebarkan dapat dipercaya sebagai kebenaran meskipun belum tentu sesuai fakta. Karena itu, generasi muda perlu memiliki ketahanan mental sekaligus kemampuan berpikir kritis.
Lantas, apa saja bekal yang perlu dimiliki Gen Z agar mampu bersaing dan berkembang di tengah perubahan zaman?
1. Bangun Growth Mindset, Jangan Takut Gagal
Salah satu kunci menghadapi tantangan adalah menerapkan growth mindset, yakni pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dapat terus dikembangkan melalui proses belajar, latihan, dan evaluasi.
BACA JUGA:Harga Mie Instan Turun, Tahan Gejolak Harga Pangan di Mojokerto pada September 2026
BACA JUGA:Buku tentang Politik di Balik Sastra Antar Prof Akhmad Taufiq Raih Penghargaan Asia Tenggara
Bagi mahasiswa maupun anak muda yang baru memasuki dunia kerja, kegagalan bukan akhir dari perjalanan. Sebaliknya, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki strategi dan meningkatkan kemampuan.
Antonius menegaskan bahwa Gen Z bukanlah generasi yang lemah. Menurutnya, anak muda memiliki potensi untuk membuktikan ketangguhan melalui kemauan belajar dan kemampuan menghadapi tantangan.
2. Asah Kemampuan Berpikir Kritis di Tengah Banjir Informasi
Sumber:

