Tak Punya Ongkos Pulang dari Rumah Sakit? Warga Jember Bisa Manfaatkan Mobil Cinta Gratis

Tak Punya Ongkos Pulang dari Rumah Sakit? Warga Jember Bisa Manfaatkan Mobil Cinta Gratis

Mobil Cinta Pemkab Jember-Foto : Tim media Kominfo Jember-

Jember, diswaymojokerto.id - Biaya pengobatan bukan satu-satunya persoalan yang dihadapi warga kurang mampu saat sakit. Ongkos perjalanan pulang setelah menjalani perawatan di rumah sakit juga bisa menjadi beban, terutama bagi pasien yang tidak memiliki kendaraan atau keluarga yang bisa menjemput.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyediakan layanan Mobil Cinta untuk membantu pasien kurang mampu kembali ke rumah masing-masing secara gratis. Layanan ini disediakan melalui tiga rumah sakit milik pemerintah daerah.

BACA JUGA:Hadapi Dunia BANI, Ini 5 Kunci Sukses Gen Z Menurut Direktur BCA

BACA JUGA:Kartu Nikah Digital Bisa Diunduh Online, Simak Cara Mengaksesnya lewat Simkah

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga jajaran pemerintahan di tingkat bawah aktif menyosialisasikan program tersebut agar diketahui masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Gus Fawait, persoalan biaya transportasi masih menjadi salah satu kendala warga dalam mengakses layanan kesehatan. Bahkan, ada pasien yang enggan berobat atau kesulitan mencari kendaraan untuk pulang setelah menjalani perawatan.


Pemkab Jember meluncurkan mobil Cinta, angkut pasien sembuh dari rumah sakit-Foto : Tim media Kominfo Jember-

“Masih ada warga kita yang sakit, tapi enggan berobat atau bingung saat hendak pulang dari rumah sakit karena tidak memiliki biaya untuk menyewa kendaraan,” ungkapnya, Jumat 9 Oktober 2026.

Kondisi pasien setelah menjalani perawatan juga menjadi pertimbangan. Sebagian warga terpaksa menggunakan kendaraan roda tiga atau sepeda motor yang kurang layak untuk membawa pasien pulang.

Kehadiran Mobil Cinta diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi bagi pasien yang membutuhkan, sekaligus mengurangi beban biaya yang harus ditanggung keluarga.

BACA JUGA:Bulog Jatim Serap 978 Ribu Ton Beras, Sumbang 25 Persen Pengadaan Nasional

BACA JUGA:Harga Mie Instan Turun, Tahan Gejolak Harga Pangan di Mojokerto pada September 2026

Program ini melengkapi upaya Pemkab Jember dalam memperluas akses layanan kesehatan, termasuk melalui capaian kepesertaan jaminan kesehatan Universal Health Coverage (UHC).

Namun, manfaat program tersebut sangat bergantung pada sejauh mana informasi layanan menjangkau warga. Karena itu, Gus Fawait meminta jajaran pemerintah daerah tidak hanya menjalankan program, tetapi juga memastikan masyarakat mengetahui keberadaan dan cara memanfaatkannya.

Sumber: