Unej Bekali Mahasiswa Strategi Temukan Celah Riset lewat Bibliometrik dan SLR
Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jember (Unej), menggelar pelatihan analisis bibliometrik dan Systematic Literature Review (SLR) pada 19–20 Oktober 2026.-Foto : Humas Universitas Jember-
Jember, diswaymojokerto.id – Menemukan celah penelitian (research gap) dan memastikan kebaruan riset menjadi tantangan bagi mahasiswa maupun peneliti di tengah melimpahnya publikasi ilmiah. Untuk menjawab tantangan tersebut, Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jember (Unej), menggelar pelatihan analisis bibliometrik dan Systematic Literature Review (SLR) pada 19–20 Oktober 2026.
Kegiatan bertajuk From Literature to Research: Penguatan Fondasi Tugas Akhir melalui Bibliometric Analysis dan Systematic Literature Review itu diikuti 238 peserta, terdiri atas 60 peserta luring dan 178 peserta daring. Pesertanya berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai mahasiswa sarjana, magister, doktor, hingga dosen dari dalam dan luar Fakultas Pertanian Unej.
BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Aktifkan SP2D Online, Pencairan APBD Didorong Lebih Cepat
BACA JUGA:Gus Barra Minta Produk Hukum Desa Tak Asal Jiplak, Rekrutmen Perangkat Gandeng BKN
Dekan Fakultas Pertanian Unej, Prof. M. Rondhi, mengatakan, kemampuan menelusuri dan memetakan literatur secara sistematis menjadi fondasi penting dalam menyusun penelitian berkualitas. Peneliti tidak cukup hanya mengumpulkan referensi, tetapi juga harus memahami perkembangan kajian dan menemukan persoalan yang belum banyak diteliti.

Koordinator Program Studi Magister Agribisnis Unej, Dr. Ir. Joni Murti Mulyo Aji, menjelaskan bahwa analisis bibliometrik dan SLR memiliki fungsi berbeda, tetapi saling melengkapi.-Foto : Humas Universitas Jember-
“ Tantangannya bukan sekadar menemukan artikel yang relevan, melainkan memahami perkembangan suatu bidang kajian, menentukan posisi penelitian, serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang masih dapat dikembangkan,” ujarnya.
Koordinator Program Studi Magister Agribisnis Unej, Dr. Ir. Joni Murti Mulyo Aji, menjelaskan bahwa analisis bibliometrik dan SLR memiliki fungsi berbeda, tetapi saling melengkapi. Analisis bibliometrik digunakan untuk memetakan perkembangan publikasi ilmiah berdasarkan kata kunci, tema, penulis, jurnal, sitasi, dan hubungan antarpublikasi. Adapun SLR membantu peneliti menyeleksi, mengevaluasi, dan menyintesis hasil penelitian terdahulu secara sistematis.
BACA JUGA:Gudang Tempat Usaha di Mojokerto Terbakar, Api Baru Padam Dua Jam Kemudian
BACA JUGA:21 Orang Terlibat Penyerangan Angkringan di Mojokerto Diamankan Polisi, 3 Jadi Tersangka
Menurut Joni, kedua pendekatan tersebut dapat membantu mahasiswa merumuskan masalah penelitian, menentukan kebaruan, serta menyusun arah riset berdasarkan bukti ilmiah. Kemampuan ini juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas skripsi, tesis, disertasi, hingga artikel ilmiah yang layak dipublikasikan.
Pelatihan tersebut menghadirkan Dr. Adi Wijaya, M.Kom., dan Dr. Faizuddin Harliansyah, S.Ag., S.S., M.Si., anggota Komunitas Bibliometrics dan SLR.

Dr. Faizuddin Harliansyah menekankan relevansi kemampuan bibliometrik dan SLR dalam penyusunan tugas akhir pada berbagai jenjang pendidikan.-Foto : Humas Universitas Jember-
Adi menyoroti pentingnya pemetaan literatur dalam penelitian agribisnis yang mencakup beragam bidang, mulai dari rantai nilai, pembiayaan pertanian, pemasaran, dan kewirausahaan hingga ketahanan pangan, perubahan iklim, transformasi digital, serta inovasi pertanian. Pemetaan diperlukan agar peneliti dapat menentukan fokus kajian sekaligus melihat peluang penelitian yang belum banyak dikembangkan.
Sumber:
