Sapi di Mojokerto Tercebur ke Septic Tank Akibat Palung Pakan Terbakar
Sapi milik warga di Bangsal, Mojokerto, tercebur, septic tank. -Foto : Fio Atmaja-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Seekor sapi betina berusia delapan bulan milik warga Dusun Gampang, Desa Sumbertebu, Bangsal, Mojokerto, tercebur ke dalam septic tank setelah lepas dari tali pengerat terikat di palung tempat makan yang terbakar, Kamis, 5 November 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.
Tim Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto berhasil mengevakuasi sapi tersebut setelah proses penyelamatan yang memakan waktu sekitar dua jam. Sapi dievakuasi dalam kondisi sehat.
BACA JUGA:Ning Ita Soroti Integritas Pengelolaan Sekolah, Tak Cukup Hanya Ajarkan Antikorupsi
BACA JUGA:Sampel Udara di 8 Titik Jember Masuk Uji Laboratorium, Hasil IKU 2026 Segera Ditentukan
Pemilik sapi, Kusmiyati (54) mengatakan, ia tidak mengetahui palung tempat makan sapi terbakar. Saat itu, ia selesai menggoreng kerupuk dan sisa pembakaran atau arang tidak sengaja terbuang di dekat palung.
“Tidak tahu kalau sisa pembakaran masih ada bara apinya. Kemudian palung terbakar, kebetulan ada sapi yang sedang terikat di situ yang akhirnya terlepas hingga masuk ke septic tank,” ujarnya.

Proses evakuasi sapi masuk dalam septic tank. -Foto : Fio Atmaja-
Melihat kondisi sapi yang masuk ke dalam septic tank, ia meminta bantuan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto.
Komandan Pos 1 Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi."Sapi terperosok ke dalam septic tank dengan kedalaman kurang lebih 2 meter," bebernya.
BACA JUGA:ICALS dan FANRes 2026 Jadi Ajang Promosi Potensi Pertanian Jember ke Kancah Internasional
BACA JUGA:11 Kasus Narkoba di Mojokerto Terungkap, Petugas Sita 136,392 Gram Sabu dan Ribuan Obat Keras
Proses pengangkatan dilakukan secara manual menggunakan chain block, melibatkan petugas damkar, TRC BPBD Kabupaten Mojokerto, potensi relawan, dan masyarakat setempat.
“Kendala di lapangan karena diameter sumur terlalu sempit. Setelah dua jam, akhirnya sapi berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.20 WIB dalam kondisi sehat,” tandasnya.
Sumber:


