Bunga Desaku di Kencong, Gus Fawait Bahas Beasiswa Cinta Bergema
Program Buga Desaku di wilayah Kecamatan Kencong mendapat respon positif dari masyarakat. Bupati Fawait melaukan dialog secara maraton idengan kelompok pengajian dan guru ngaji, serta pengurus RT, RW, serta perangkat desa.-Indra G M -Disway Mojokerto-
Jember, Diswaymojokerto.id – Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) Bupati Jember, Muhammad Fawait, SE, M.Sc, terus digeber. Kali ini Bunga Desaku digelar di wiayah Kecamatan Kencong, pada Jumat dan Sabtu, 21 dan 22 November 2025.
Program Bunga Desaku di Kecamatan Kencong mulai siang dan malam harinya bupati bertemu perangkat desa, ketua RT dan ketua RW se wilayah Kecamatan Kencong. Pertemuan dan dialog langsug Bupati Fawait dengan masyarakat ini dilakukan di Aula Dira Park, Kencong.
Berbagai hal dikomunikasikan dalam pertemuan dengan masyarakat di Kencong, termasuk dengan kader posyandu di Kecamatan Kencong, seluruh ketua RT, ketua RW, dan perangkat desa se wilayah Kecamatan Kencong. Mulai dari honor dan kesejahteraan para ketua RT dan ketua RW, masalah yang dihadapi di desa dan lingkungan, sampai pada Beasiswa Cinta Bergema yang digagas langsung bupati.

Bupati Fawait dalam program Bunga Desaku di wialayah Kecamatan Kencong. Bupati dialog dengan warga terkait berbagai program, termasuk beasiswa untuk anak pengurus RT, RW, dan perangkat desa-Indra G M -Disway Mojokerto-
Untuk beasiswa pendidikan, bupati menyampaikan program Beasiswa Cinta Bergema, diantaranya jalur seleksi yang khusus untuk anak perangkat desa, ketua RT, ketua RW yang memsuki jenjang kuliah. ‘’Untuk bapak-ibu pengurus RT dan RW maupun perangkat desa yang berkumpul di sini, ada anaknya yang lolos menjadi penerima Beasiswa Cinta Bergema?’’ tanyanya.
BACA JUGA:Bandara Notohadinegoro Jember per 5 Desember 2025 Buka Rute Penerbangan Jember-Denpasar
Meski tidak banyai, beberapa peramgkat desa, ketua RT dan ketua RW yang hadir dalam kegiatan tersebut merespon pertanyaan bupati. Pada kesempatan itu Bupati Fawait menyampaikan, untuk tahun-tahun berikutnya, anak ketua RT dan ketua RW diminta fokus mendaftar di jalur khusus yang sudah disediakan untuk anak perangkat desa, RT dan RW.
Hal itu agar peserta atau pendaftar yang masuk di jalur afirmasi ekonomi terjadi penumpukan peserta. ‘’Di tahun pertama ini, jalur anak-anak pengurus RT dan pengurus RW mengalami kekurangan kuota, sedangkan jalur afirmasi ekonomi membeludak,’’ paparnya.
Bupati juga menjelaskan, dari keseluruhan kuota sebanyak 8000 kuota yang disediakan, baru tercapai 7.280 peserta. Sehingga masih ada 820 kuota tersisa karena tidak lolos seleksi. Karena itu, untuk memenuhi asas transparansi dan partisipasi masyarakat, tim Pokja melakukan uji publik yang menambah 18 mahasiswa yang tak lolos.

Bunga Desaku yang digagas Buapti Fawait dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Kencong-Indra G M -Disway Mojokerto-
Sekedar diketahui, Bupati Fawait menggelar pertemuan dengan guru ngaji di area halaman Loji, kemudian bupati melanjutkan program degan mengunjungi pelaku UMKM di Lapangan Kamaran Kencong. Sore harinya, Gus Fawait menyapa kader Posyandu di Kantor Desa Kencong, dan malam harinya bertemu dengan perangkat desa, Ketua RT dan RW di Dira Park Kencong.
BACA JUGA:30 Orang Disabilitas di Jember Ikuti Lokakarya Pemberdayaan Disabilitas Lewat Pelatihan Inklusi
Pertemuan dalam program Bunga Desaku itu dilanjutkan hingga malam harinya dengan menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah utnuk menindaklanjuti pertemuan dengan warga. Pertemuan dengan OPD tersebut sebagai respon langsung atas program Bunga Desaku yang dijalankan di wilayah tersebut. (*)
Sumber:


