Mojokerto, Satu Diantara 12 Titik Lainnya yang Berpotensi Macet Selama Periode Nataru
PPetugas Kepolisian patroli di jalan rawan macet di Kota Mojokerto-Foto : Fio Atmaja-
Surabaya, diswaymojokerto.id - Ruas jalan di seputaran Mojokerto, menjadi satu diantara 12 titik yang dipetakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, yang berpotensi mengalami kemacetan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Ruas di Mojokerto tersebut antara lain jalan bypass, serta pintu keluar masuk tol yang ada di wilayah Mojokerto
Kepala Dishub Jatim, Nyono mengatakan, selain Mojokerto ada 11 titik lainnya di Jatim yang berpotensi mengalami kemacetan. Titik tersebut antara lain lain Simpang 3 Mengkreng, Ruas Jalan Wisata Cimory Prigen Pasuruan, Taman Dayu Pandaan Pasuruan, dan Exit Tol arah Taman Dayu Pasuruan.
Selanjutnya Ruas Jalan Karanglo, Malang, Pintu Tol Pakis, Malang, Simpang 3 Bendo, dan Alun-Alun Batu, Ruas Jalan Wisata Jatim Park 3 Kota Batu.
Kemudian di Ruas Jalan Wisata Jatim Park 1 dan 2, Ruas Jalan Wisata Museum Angkut Kota Batu, Ruas Jalan arah Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Jelang nataru titik rawan kecelakaan dan kemacetan mulai di petakan. -Foto : dok. Satlantas Polresta Mojokerto-
Nyono mengatakan, penanganan potensi kemacetan nantinya dilakukan bersama-sama dengan stakeholder dengan menerapkan rekayasa lalu lintas bersama kepolisian setempat dan nenyiapkan Rambu Lalu Lintas Portable.
“Kita juga akan menyiapkan alat lalu lintas lain guna mendukung Rekayasa Lalu Lintas (traffic cone, water barrier), dan penempatan Petugas tambahan pada titik yang menjadi perhatian,” kata Nyono, Kamis 25 Desember 2025
BACA JUGA:Tok! UMK Kabupaten Mojokerto 2026 Naik jadi Rp 5.176.101, Tertinggi ke Lima di Jatim
BACA JUGA:Menjelang Libur Nataru, Ramp Check Bus Dilakukan di Terminal Mojokerto
Selama periode arus Nataru berlangsung, Nyono mengimbau pemudik untuk menjaga kondisi tubuh demi keamanan dan keselamatan di jalan.
Sebagai upaya antisipasi keselamatan, Dishub Jatim menyediakan 29 titik terminal Tipe B di seluruh Jatim yang bisa dimanfaatkan warga untuk beristirahat di tengah perjalanan

Kemacetan di depan Wisata Taman Ghanjaran Trawas Mojokerto. -(Foto : Dishub Kabupaten Mojokerto)-
Selama periode Nataru berlangsung, Dishub Jatim telah menyiapkan mekanisme untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Nyono memastikan, berbagai skema operasi transportasi telah dimatangkan mulai dari kesiapan armada, personel, hingga pengawasan keselamatan di titik-titik rawan pergerakan.
Secara nasional, pergerakan masyarakat pada periode Nataru diproyeksikan meningkat 2,71 persen. Provinsi Jatim menjadi salah satu tujuan dengan tingkat mobilitas sekitar 16 juta arus masuk
Sumber:

