RS Kemenkes Surabaya Dikembangkan Sebagai RS Pemerintah yang Bertaraf Internasional

RS Kemenkes Surabaya Dikembangkan Sebagai RS Pemerintah yang Bertaraf Internasional

RS Kemenkes Surabaya menjadi RS pemerintah bertaraf internasional-Foto : Humas Kemenkes RI-

Surabaya, diswaymojokerto.id - RS Kemenkes Surabaya ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit yang dikembangkan pemerintah bertaraf internasional. Rumah sakit ini dinilai mampu menghadirkan layanan kesehatan modern dengan infrastruktur, peralatan, dan teknologi medis canggih yang selama ini menjadi alasan masyarakat berobat ke luar negeri.

Mengutip laman Kemenkes RI, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan RS Kemenkes Surabaya membuktikan bahwa rumah sakit dalam negeri mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan luar negeri.

RS Kemenkes Surabaya ini contoh nyata. Infrastruktur rumah sakitnya bagus, alatnya lengkap, dan teknologinya sudah setara internasional,” ujar Budi.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan dan peningkatan kualitas rumah sakit merupakan salah satu fokus Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan pembangunan dan peningkatan 66 rumah sakit rujukan di berbagai daerah, dengan sebagian di antaranya telah selesai dan beroperasi.

BACA JUGA:Kemenag Terus Memperluas Nikah Fest, Jawab Tren Menunda Nikah

BACA JUGA:PT KAI Mulai Membuka Penjualan Tiket Lebaran Mulai 25 Januari 2026

“Gedung rumah sakit itu bisa selesai kurang dari dua tahun. Alat kesehatannya sekitar 18 bulan sudah masuk. Ini percepatan yang luar biasa,” kata Budi.

Selain infrastruktur, RS Kemenkes Surabaya telah dilengkapi dengan teknologi medis berstandar tinggi, seperti PET-Scan dan teknologi bedah minimal invasif. Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh layanan diagnosis dan tindakan medis canggih tanpa harus berobat ke luar negeri.

“Kalau alat canggih ini sudah ada di Surabaya dan daerah lain, masyarakat tidak perlu lagi ke Singapura atau Malaysia hanya untuk periksa atau operasi,” kata Budi.

Budi menegaskan kualitas layanan kesehatan Indonesia saat ini tidak kalah dengan negara lain, baik dari sisi teknologi maupun kompetensi tenaga medis. Menurutnya, dokter Indonesia memiliki jam terbang tinggi karena menangani kasus yang beragam dan kompleks.

BACA JUGA:Turnamen Futsal Piala PWI Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Dihadiri Wali Kota dan Dandim 0815

BACA JUGA:9 Warga Mojokerto Diamankan Polisi Usai Mabuk di Tempat Umum

Pemerintah juga mendorong promosi layanan rumah sakit dalam negeri agar masyarakat mengetahui perkembangan layanan kesehatan nasional dan semakin percaya untuk berobat di dalam negeri.

“Kita sudah punya rumah sakit bagus, alat lengkap, dokter hebat. Kalau semua ini berjalan, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri,” tutup Budi.

Sumber: