Ditawari Investasi di Gresik yang Jadi Alternatif Pengembangan Wilayah Utara Jawa Timur

Ditawari Investasi di Gresik yang Jadi Alternatif Pengembangan Wilayah Utara Jawa Timur

Wabup Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M, M.HP., dalam business matching dengan 50 pengusaha peserta explore business bersama Dahlan Iskan di Pemkab Gresik-andung - disway mojokerto-

Gresik, Diswaymojokerto.id – Bertemu Wakil Bupati Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M, M.HP, dalam rangkaian Explore Business bersama Dahan Iskan benar-benar memberikan peluang pengembangan usaha bagi peserta kegiatan. Karena, selain mendapatkan informasi lengkap mengenai peluang pengembangan usaha, wabup juga memberikan jaminan kemudahan investasi.

‘’Tidak aka nada gangguan pelayanan dari jajaran Pemkab Gresik. Itu jaminan kami. Kalau sampai ada gangguan, segera informasikan, maka kami akan langsung tindak tegas. Itu sudah komitmen kami,’’ katanya, disambut tepuk tangan peserta explore busniness.

Peserta explore business bersama Dahlan Iskan yang diadakan Harian Disway juga mengagendakan business matching di Pemkab Gresik. Hal itu karena selain Gresik merupakan daerah pengembangan usaha di wilayah utara Provinsi Jawa Timur, juga sudah tersedia infrastruktur penunjang investasi yang cukup lengkap.


Wabup Gresik, dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M, M.HP., menjelaskan potensi daerah dan fasilitas yang disediakan Pemkab Gresik-andung - disway mojokerto-

Diantaranya ketersediaan infrastruktur transportasi seperti 3 exit tol yang langsung terhubung dengan beberapa daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, bahkan sampai Jakarta. Selain itu ada 9 pelabuhan dan 1 bandara yang terletak di Pulau Bawean.

BACA JUGA:110.481 Guru dan Pelajar Ikuti Program SIKAP, Pemrpov Jatim Peroleh Penghargaan MURI

BACA JUGA:PN Mojokerto Jatuhkan Vonis 8 Tahun Penjara Terdakwa Kasus Kematian Pelajar SMK

‘’Pulau Bawean ini memiliki ciri khas sendiri. Juga merupakan Kawasan wisata laut yang lebih indah dari Raja Ampat maupun Bunaken. Itu berdasarkan testimoni penyelam yang pernah menikmati pemandangan bawah laut di perairan Pulau Bawean,’’ tambah wabup.

Sedangkan pelabuhan di Gresik, berjajar sepanjang utara Surabaya sampai wilayah utara Gresik. Selain itu ada 3 kawasan industri, yaitu Kawasan Masipon. KIG, JIIPE, dan Bungah, serta masih persiapan di daerarh Ujung Pangkah. ‘’Sedangkan pelabuhan juga 9 pelabuhan. Jadi posisi Gresik memang sangat strategis,’’ tuturnya.

Untuk memudahkan investasi, Pemkab Gresik juga menyediakan tenaga kerja yang memang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan investasi. ‘’Jadi, investor yang akan masuk Gresik sekitar 6 bulan sampai setahun sebelum merekrut pegawai, harus melaporkan kepada kami. Dari situ kami akan menyiapkan dan melatih tenaga kerja sesuai kebutuhan,’’ sahutnya.


Peserta explore business bersama Dahlan Iskan di Pemkab Gresik sebelum sharing dan business matching dengan Wabup Gresik,dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., M.M, M.HP.-andung - disway mojokerto-

Pihaknya akan melatih tenaga kerja yang kami ambil dari keluarga kurang mampu, sehingga investasi di Gresik juga bisa mengangkat kondisi ekonomi masyarakat Gresik. ‘’Karena ada investasi, maka angka kemiskinan di Gresik juga harus turun,’’ sahutnya.

BACA JUGA:TPA Karangdiyeng Mojokerto Terancam Overload, DLH Bakal Optimalisasi 3R dan TPS3R

Sebagai penyeimbang, Pemkab Gresik juga akan mempermudah proses perijinan dan pelayanan lainnya. ‘’Kemudahan pelayanan itu jaminan kami. Kalau sampai ada OPD yang bertindak di luar standar pelayanan atau ketidakmudahan, bahkan sampai memalak, laporkan saja, kami akan tindak tegas,’’ tandasnya.

Wabup juga memaparkan berbagai daerah yang sangat memungkinkan untuk nrinvestasi di berbagai bidang. ‘’Sesuai dengan rencana detil tata ruang, bisa dipilih daerah mana yang sesuai dengan tujuan investasi. Ini bisa dilihat di sistem kami, dan bisa ditanyakan di bagian perijinan,’’ sahutnya.

Diskusi tentang investasi dengan peserta explore business berjalan dengan gayeng, termasuk mengenai ketersediaan fasilitas berbagai usaha, dan perumahan. Khusus untuk investasi bidang perumahan, wabup menyarankan di kawasan selatan Kabupaten Gresik yang berdekatan dengan Surabaya.

Mengenai usaha agribisnis yang ditanyakan peserta explore business, wabup menyebutkan peluang bisnis perikanan, termasuk udang windu dan udang fanami. ‘’Untuk udang windu masih sangat terbuka di bagian utara Kabupaten Gresik, ada daerah yang disebut Pulau Kunti di Ujungpangkah, yang memiliki komditas udang windu. Sedangkan untuk udang fanami, ada di wilayah Manyar dan Bungah. Di Pulau Bawean bisa untuk udang windu mauoun udang fanami,’’ tuturnya.

BACA JUGA:Kejari Mojokerto Tunggu Hitung Kerugian Negara untuk Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni

Wabup juga menjelaskan mengenai ketersediaan komoditas buah yang ada di Kabupaten Gresik. Disebutkan, buah dan sayur, di Gresik ada beberapa lokasi di daerah utara, meski tidak banyak. Ada penghasil Buah Mangga di daerah Ujungpangkah, ada juga Jeruk Nipis yang sudah ekspor.

Sumber: