Menjelang Ramadan, Pemprov Jatim Upayakan Stabilisasi Harga Pangan Lewat Pasar Murah
Gubernur Jawa Timur meninjau pasar murah -Fio Atmaja - Disway Mojokerto-
Bojonegoro, diswaymojokerto.id - Gubernu Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berupaya menstabilkan harga bahan pokok menjelang Bulan Ramadan melalui program Pasar Murah. Kali ini Pasar Murah digelar di Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Kamis 29 Januari 2026
Program Pasar Murah itu merupakan strategi Pemerintah Provinsi Jatim untuk memperluas layanan kebutuhan pokok sekaligus dan mengendalikan inflasi menjelang meningkatnya permintaan pada momen hari raya keagamaan.
“Pasar Murah ini kami hadirkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Khofifah menjelaskan, lokasi Pasar Murah sengaja dipilih di kantor kelurahan supaya lebih dekat dengan permukiman warga dan tidak mengganggu aktivitas pasar tradisional.

Pasar Murah digelar sebagai gerakan pangan murah di Kabupaten Mojokerto-Foto : Kominfo Pemkab Mojokerto-
Gubernur Jatim menyebut, kegiatan Pasar Murah telah digelar secara masif di berbagai daerah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama saat periode tertentu berpotensi terjadi lonjakan harga.
Menurut Khofifah, kebutuhan logistik rumah tangga akan meningkat signifikan waktu memasuki bulan Ramadan dan kembali meningkat menjelang Idulfitri. Oleh karena itu, Pasar Murah diharapkan mampu memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan harga tetap terjangkau sebelum permintaan mencapai puncaknya.
BACA JUGA:Kebakaran Hanguskan Home Industri Sepatu di Mojokerto, Kerugian Capai Rp 300 Juta
BACA JUGA:Tentukan Awal Ramadan 1447 Hijriah, Kemenag Bakal Menggelar Sidang Isbat pada 17 Februari 2026
“Ini sudah makin dekat Ramadan dimana kebutuhan logistik rumah tangga semakin meningkat. Kemudian menjelang Idulfitri akan meningkat lagi,” tuturnya.
Dalam Pasar Murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar. Beras premium dijual seharga Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, serta telur ayam ras Rp22.000 per kemasan.

Pasar Murah di Mangli Jember beberapa waktu lalu diserbu masyarakat-Foto : Pemkab Jember-
Selain itu, masyarakat juga bisa membeli tepung terigu seharga Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per kemasan.
Yang membedakan Pasar Murah di Bojonegoro kali ini, Pemprov Jatim turut menyediakan komoditas cabai. Cabai rawit merah dijual Rp4.000 per 100 gram dan cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bumbu dapur dengan harga terjangkau
Sumber:


