Lagi, Dihajar Hujan Deras, 2 Kecamatan di Jember dilanda Longsor, 5 Rumah dan Tembok Sungai Rusak

Lagi, Dihajar Hujan Deras, 2 Kecamatan di Jember dilanda Longsor, 5 Rumah dan Tembok Sungai Rusak

Lantai rumah warga tergerus air dan longsor akibat hujan deras selama 6 jam di Kabupaten Jember-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-

 

Jember, Diswaymojokerto.id – Hujan deras dengan durasi cukup lama di Jember menyebabkan longsor di wilayah 2 kecamatan di Kabupaten Jember, Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Dua kecamatan yang terdampak longsor tersebut antara lain Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Patrang.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, longsor terjadi di 5 kelurahan. Dampak kerusakan ringan terjadi pada 5 rumah warga, serta robohnya tembok pembatas sungai sepanjang kurang lebih 145 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena peristiwa terjadi sore dan di lokasi yang tidak terlalu padat aktivitas warga. Meskipun demikian, peristiwa itu membuat warga setempat khawatir.


Hujan deras selama 6 jam berturut-turut mengakibatkan longsor di 2 wilayah kecanmatan di Kabupaten Jember. Tim BPBD segera menurunrkan TRC untuk penanganan sementara bencana. -dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-

Tanah longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember selama kurang lebih 6 jam pada Rabu, 28 Januari 2026. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan kondisi tanah menjadi jenuh air dan kehilangan daya ikat, sehingga memicu longsoran di sejumlah titik.

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Jember, 191 KK Terdampak

BACA JUGA:Kebakaran Hanguskan Home Industri Sepatu di Mojokerto, Kerugian Capai Rp 300 Juta

Di Kecamatan Kaliwates, tepatnya di Kelurahan Jember Kidul, Jalan Samanhudi RT 02 RW 10, tercatat 3 rumah warga mengalami kerusakan ringan. Kerusakan tersebut meliputi kamar mandi milik Suryanto, kamar mandi dan sebagian dapur milik Ari Wicaksono, serta dapur milik Yus.

Selain itu, ada juga dinding penahan tanah yang ambrol dengan panjang 10 meter dan tinggi 8 meter. ‘’Karerna intensitas hujan tinggi, dan duraasuiu cukup lama. Selain itu, kondisi tanah jga labil akibat tingginya intensitas hujan,’’ kata Kalaksa BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, Jumat, 30 Januari 2026.

Longsor di wilayah Kecamatan Patrang terjadi di beberapa kelurahan seperti Kelurahan Jember Lor. Di kelurahan ini, 2 rumah warga mengalami kerusakan ringan, tembok kamar milik Rudi jebol, serta teras rumah Hartono di RT 01 RW 01 ambles.


Lantai rumah warga longsor akibat hujan deras selama 6 jam berturut-turut di Kabupaten Jember-dok BPBD Kab Jember for Disway Mojokerto-

Sedangkan di Kelurahan Bintoro, Lingkungan Mojan RT 01 RW 02, ada 4 titik longsoran dengan jarak yang cukup dekat dengan rumah warga. Longsoran ini dikhawatirkan menimbulkan risiko lanjutan.

BACA JUGA:Nasabah Diharap Tenang, OJK Cabut Izin Usaha PT BPR Prima Master Bank Surabaya

BACA JUGA:Mahasiswa UNEJ Kembangkan Inovasi

Selain itu, di Kelurahan Baratan, Lingkungan Cupu RT 03 RW 01, longsor menutup saluran air persawahan. Sedangkan di Kelurahan Patrang, Perumahan Regency, tembok pembatas sungai sepanjang kurang lebih 145 meter roboh.

BPBD Kabupaten Jember menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang langsung melakukan koordinasi, asesmen, serta penanganan darurat di lokasi terdampak. ‘’Kami memasang unit terpal di loaksi longsor dan mendistribusikan 6 terpal lain untuk antisipasi terjadinya longsor susulan,’’ tambahnya.

Penanganan cerpat yang dilakukan Regu A TRC BPBD Kanbupaten Jember dengan melakukan pemasangan terpal selesai sore hari sekitar pukul 15.30 WIB. ‘’Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem,’’ tuturnya.

Pihkanya juga meminta masyarakat segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta OPD teknis terkait. ‘’Khususnya Dinas PUPR, guna penanganan pasca kejadian dan pencegahan bencana serupa di masa mendatang,’’ paparnya.

Sumber: