Neraca Perdagangan Jatim Surplus, Ekspor 2025 Meningkat 16,61 Persen
Ekspor Jatim 2025 Tumbuh 16,61 Persen, Neraca Perdagangan Surplus-Foto : Kominfo Jatim-
Surabaya, diswaymojokerto.id - Nilai ekspor Provinsi Jawa Timur sepanjang periode Januari hingga Desember 2025 menunjukkan kinerja positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat, nilai ekspor Jatim mencapai 30,40 miliar dollar AS, atau meningkat 16,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis pada Selasa 3 Februari 2026, Statistisi BPS Provinsi Jawa Timur, Ike Rahayu Sri, menjelaskan, peningkatan ekspor tersebut menjadi indikator menguatnya aktivitas perdagangan luar negeri Jawa Timur selama tahun 2025.
“Peningkatan nilai ekspor menunjukkan permintaan pasar internasional terhadap produk Jawa Timur masih cukup kuat,” ujar Ike
Di sisi lain, nilai impor Jawa Timur sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat sebesar 29,59 miliar dollar AS. Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 2,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
BACA JUGA:Sungai Ngotok di Kawasan TBM Diluncurkan Sebagai Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto
BACA JUGA:Modus Aplikasi Kencan Online Makan Korban, Motor Dibawa Kabur Saat Kencan di Pacet Mojokerto
Penurunan impor ini turut memberikan dampak positif terhadap kinerja neraca perdagangan Jawa Timur. BPS mencatat, sepanjang tahun 2025 neraca perdagangan Jawa Timur mengalami surplus sebesar 808,25 juta dollar AS.
Menurut Ike, surplus neraca perdagangan ini menunjukkan bahwa nilai ekspor Jawa Timur mampu melampaui nilai impor, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah.
“Kondisi surplus neraca perdagangan menjadi sinyal positif karena menunjukkan daya saing produk ekspor Jawa Timur tetap terjaga di tengah dinamika perdagangan global,” jelasnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut juga mencerminkan ketahanan sektor industri dan perdagangan di Jawa Timur yang masih mampu mempertahankan kinerja ekspor meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi global.
BACA JUGA:Marak Keracunan MBG, Dewan Larang SPPG di Kota Mojokerto Libatkan Katering Pihak Ketiga
BACA JUGA:Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional
BPS Jawa Timur menilai, tren peningkatan ekspor serta surplus neraca perdagangan berpotensi menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Upaya peningkatan kualitas produk, diversifikasi pasar ekspor, serta efisiensi rantai pasok dinilai menjadi faktor strategis dalam mempertahankan kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur ke depan.
Sumber:

