Buka Musrenbang RKDP 2027, Bupati Warsubi Tekankan Visi Menuju Indonesia Eamas 2045

Buka Musrenbang RKDP 2027, Bupati Warsubi Tekankan Visi Menuju Indonesia Eamas 2045

Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si, membuka Musrenbang RKDP 2027 di Aula Pendapa Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.-dok kominfo Kabupaten Jombang for Disway Mojokerto-

Jombang, Diswaymojokerto.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida)Kabupaten Jombang memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Pembukaan kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si di aula Pendapa Kecamatan Peterongan,Rabu, 4 februari 2026.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Hadi Atmaji, S.Ag., Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si,  Selain itu musrenbang juga dihadiri Kepala OPD terkait di lingkup Pemkab Jombang, Forkopimcam Kecamatan Peterongan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kepala Desa, Delegasi Desa, Kepala UPTD, Kepala Sekolah, serta Perwakilan Organisasi Perempuan dan Kemasyarakatan.

Musrenbang di Kecamatan Peterongan mempertemukan delegasi dari lima kecamatan, yakni Peterongan, Sumobito, Kesamben, Mojoagung, dan Jogoroto. Dalam musrenbang tersebut, para delegasi dari 5 wilayah kecamatan itu menyelaraskan usulan pembangunan tingkat desa dengan prioritas daerah.


Bupati Jombang, Warsubi dalam Musrendang RKPD 2027 di aula Pendapa Kecamatan Peterongan.-dok kominfo Kabupaten Jombang for Disway Mojokerto-

Pada kesempatan itu, Bupati Jombang, Warsubi menekankan musrenbang tahun ini merupakan instrumen krusial untuk menyelaraskan usulan desa dengan prioritas nasional. ‘’Fokus utama pembangunan diarahkan pada pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, ketahanan pangan, infrastruktur, serta dukungan penuh terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG),’’ katanya.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem, Longsor Timpa Jalan Raya Penghubung Desa di Pacet Mojokerto

BACA JUGA:Korban Banjir Bandang di Kecamatan Panti Diketemukan di Puger

Disebutkan, musrenbang adalah momentum untuk penajaman dan kesepakatan terhadap usulan pembangunan. ‘’Seluruh program harus terintegrasi untuk mendukung kualitas hidup rakyat, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045,’’ tambahnya.

Warsubi juga menandaskan, untuk tahun 2027, Pemkab Jombang mengusung tema ‘Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer’. Strategi tersebut  menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi yang terhubung langsung dengan industri pengolahan dan pasar digital.

Pada kesempatan itu bupati juga memaparkan pembangunan di tahun 2026 sebagai hasil musrenbang tahun sebelumnya. Pembangunan tersebut meliputi peningkatan jalan di berbagai ruas strategis dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di lima kecamatan peserta.


Musrenbang RKPD 2027 di aula pendapa Kecamatan Peterongan tekankan visi menuju Indonesia Emas 2045-dok kominfo Kabupaten Jombang for Disway Mojokerto-

Selain itu juga disampaikan tentang transformasi kebijakan melalui Prioritas Kecamatan dan program Desa Mantra (Desa Maju dan Sejahtera). Daitambahkan, setiap kecamatan akan mendapatkan alokasi peningkatan jalan kabupaten sebesar Rp1 Miliar dan PJU sebesar Rp200 Juta.

BACA JUGA:Banjir Bandang Terjang Jember, 1 Orang Hilang, 4 Rumah Roboh, dan Puluhan Terendam Banjir

BACA JUGA:Modus Aplikasi Kencan Online Makan Korban, Motor Dibawa Kabur Saat Kencan di Pacet Mojokerto

Bupati Warsubi juga menegaskan komitmennya untuk mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat melalui penciptaan wirausaha baru.‘’Kalau sebelumnya setiap dusun ditargetkan mencetak satu wirausaha, kini targetnya harus bisa ada 3 wirausaha baru per dusun,’’ tegasnya.

Dijelaskan, pihaknya ingin setiap dusun memiliki penggerak ekonomi dengan stimulan modal sebesar Rp 5 juta per orang. Dengan stimulant itu masyarakat didorong memulai usaha mikro produktif seperti budidaya puyuh, selanjutnya bisa meningkat ke telur ayam dan telur bebek.

‘’Semuanya memang butuh proses dan waktu. Fokus kita bukan sekadar memberi modal, melainkan menciptakan lapangan kerja berkelanjutan dari tingkat akar rumput. Kami yakin ini bisa dilaksanakan dengan sebaik baiknya,’’ sahutnya.

Bupati Warsubi berharap seluruh delegasi dapat menghasilkan kesepakatan yang berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. ‘’Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran kecamatan sebagai simpul pembangunan demi mewujudkan visi Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,’’ ujarnya.

Sumber:

Berita Terkait