Beragam Produk Warga Binaan Lapas Mojokerto Ditampilkan Dalam Bazar Ramadan

Beragam Produk Warga Binaan Lapas Mojokerto Ditampilkan Dalam Bazar Ramadan

Bazar Ramadan menampilkan produk WBP di Lapas Kelas IIB Mojokerto. -Foto : dok. Lapas Kelas IIB Mojokerto-

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Selama bulan suci Ramadan, Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar bazar Ramadan. Kegiatan tersebut menghadirkan beragam produk karya warga binaan. 

Produk warga binaan yang dihadirkan beraneka ragam mulai dari makanan, minuman, hingga  kerajinan tangan. Suasana semakin semarak dengan adanya live musik yang menghibur, menciptakan nuansa Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan di dalam lingkungan lapas.

Berbagai menu takjil dan gorengan turut dijajakan dalam bazar tersebut, menjadi daya tarik tersendiri menjelang waktu berbuka puasa. Antusiasme tampak dari para pegawai dan warga binaan yang berpartisipasi dengan tertib dan penuh semangat.

Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan mengatakan, bazar Ramadan menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung program pemerintah sekaligus mendorong produktivitas warga binaan. 


Beragam Produk Warga Binaan Lapas Mojokerto Ditampilkan Dalam Bazar Ramadan-Foto : dok. Lapas Kelas IIB Mojokerto-

“Bazar ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk belajar memasarkan produk, melatih kepercayaan diri, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” ujarnya, Senin, 23 Februari 2026. 

Ia menambahkan, pembinaan kemandirian harus memberikan manfaat berkelanjutan. “Kami berharap keterampilan yang diasah selama di dalam lapas dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Salah satu Warga Binaan mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kami senang bisa ikut berjualan dan menampilkan hasil karya sendiri. Adanya live musik juga membuat suasana lebih semangat dan kebersamaan terasa kuat,” pungkasnya. 

BACA JUGA:Simposium Pelajar Harlah ke-72 IPNU dan ke-71 IPPNU, Tegaskan Peran Pelajar NU sebagai Kompas Peradaban

BACA JUGA:Tembok Penahan Tanah Ambrol di Pacet Mojokerto Akibat Hujan Deras, Material Longsor Tutupi Sungai

Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya pada poin 10 yaitu pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui bazar ini, hasil pembinaan kemandirian tidak hanya menjadi sarana pelatihan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang nyata.

 

 

Sumber: