Kiat-Kiat Menjaga Tubuh bagi Penderita GERD Agar Tidak Kambuh
Makan secara teratur membantu mengurangi gerd-Foto : Ahmad Rizal Magang -
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) sering kali dianggap sebagai gangguan lambung biasa. Padahal, bagi penderitanya, GERD bisa sangat mengganggu aktivitas harian.
Sensasi dada terbakar (heartburn), mual, rasa asam di tenggorokan, hingga sulit tidur menjadi keluhan yang kerap muncul saat asam lambung naik. Banyak orang baru menyadari pentingnya menjaga pola hidup setelah gejala datang tiba-tiba dan terasa menyiksa.
Melalui berbagai konten edukasi kesehatannya di TikTok, Dokter Tirta kerap membagikan tips sederhana namun penting untuk membantu penderita GERD menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah kambuh. Menurutnya, kunci utama mengontrol GERD bukan hanya pada obat, tetapi juga pada pola hidup yang konsisten dan disiplin.
1. Atur Pola Makan Secara Teratur
Salah satu hal yang sering ditekankan adalah jangan telat makan. Lambung yang terlalu lama kosong dapat memicu produksi asam berlebih. Penderita GERD dianjurkan makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering, misalnya 4–5 kali sehari. Hindari makan dalam jumlah besar sekaligus karena dapat memberi tekanan pada lambung dan memicu refluks.

GERD adalah kondisi ketika asam lambung sering naik kembali ke kerongkongan sehingga menimbulkan gejala seperti dada terasa terbakar-Foto : Ahmad Rizal Magang -
Selain itu, penting untuk mengenali makanan pemicu. Makanan pedas, asam, gorengan, cokelat, kopi, dan minuman bersoda sering kali menjadi “trigger” naiknya asam lambung. Setiap orang bisa memiliki pemicu yang berbeda, sehingga penting untuk mencatat dan mengenali reaksi tubuh sendiri.
2. Hindari Langsung Berbaring Setelah Makan
Menurut Dokter Tirta, kebiasaan rebahan atau tidur setelah makan adalah salah satu penyebab GERD mudah kambuh. Beri jeda setidaknya 2–3 jam sebelum berbaring agar makanan dapat dicerna dengan baik. Posisi tubuh yang langsung horizontal memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Bagi penderita GERD yang sering kambuh di malam hari, meninggikan posisi kepala saat tidur juga dapat membantu mengurangi risiko refluks.
BACA JUGA:Pengajian Sore dan Takjil Gratis, Daya Tarik Ngabuburit di Masjid Agung Darussalam Mojokerto
BACA JUGA:Residivis Pencurian Pikap Beraksi di Mojokerto Dibekuk Polisi
3. Kelola Stres dengan Baik
Stres memiliki peran besar dalam memperburuk kondisi lambung. Ketika stres meningkat, produksi asam lambung juga bisa meningkat. Dokter Tirta kerap menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari pengendalian GERD.
Sumber:




