Sergab 2026, Bulog Mojokerto Menargetkan Serap 71.751 Ton
Petani di Mojokerto saat panen padi.-Foto : Fio Atmaja-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Perum Bulog Cabang Mojokerto menargetkan penyerapan 71.751 ton setara beras pada program serap gabah (Sergab) Tahun 2026.
Kepala Bulog Mojokerto, Muhammad Husin mengatakan, program Sergab 2026 merupakan kelanjutan kebijakan nasional pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
"Program ini mengacu pada mekanisme dan harga pembelian seperti tahun sebelumnya. Fokus utama kami mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras dalam negeri sesuai target yang telah ditetapkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia juga memastikan harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani tidak boleh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Petani memanen hasil sawahnya di Mojokerto-Foto : Fio Atmaja-
Selain itu, ia menjelaskan secara rinci pola penyerapan gabah dan beras, rencana serapan GKP, prosedur pembayaran kepada petani, kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan), hingga kesiapan kapasitas gudang Bulog Mojokerto, termasuk mekanisme administrasi berupa surat pernyataan pembelian dan dokumentasi serapan di lapangan.
"Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan stok cadangan pangan pemerintah tetap aman. Untuk itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program tersebut," bebernya.
BACA JUGA:Genset Gudang di Sawo Mojokerto Terbakar, Dua Unit Damkar Dikerahkan
BACA JUGA:Universitas Jember Gandeng PT Link Net Tbk untuk Tingkatkan Layanan TIK
Menurutnya, capaian penyerapan tahun sebelumnya mendapat apresiasi dari Bulog pusat berkat kolaborasi erat antara Bulog, TNI, dan para penyuluh pertanian.

Kepala Perum Bulog cabang Mojokerto Muhammad Husin.-Foto : Fio Atmaja-
“Keberhasilan tahun lalu menjadi modal penting bagi kita. Tahun ini harus lebih optimal. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan TNI dan para PPL sangat menentukan percepatan informasi panen dan realisasi serapan di lapangan,” tambahnya.
BACA JUGA:Sahur Tanpa Ribet, Tren Meal Prep Jadi Solusi Praktis Umat Muslim Hadapi Ramadan
BACA JUGA:Mafindo : Indonesia Darurat Scam, Kolaborasi Antar Pihak Mendesak Dilakukan
Sumber:




