Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB Tinjau MPP Gajah Mada, Dorong Interoperabilitas Data
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Dr. Otok Kuswandaru kunjungi MPP Gajah Mada -Foto : Kominfo Pemkot Mojokerto-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Dr. Otok Kuswandaru, menilai Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada Kota Mojokerto sebagai salah satu MPP dengan fasilitas yang sangat baik.
Penilaian tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan langsung terhadap pelayanan yang berlangsung di MPP Gajah Mada.
Menurutnya, dari sisi sarana dan prasarana, MPP Gajah Mada telah memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengakses berbagai layanan dalam satu lokasi.
“Saya kira ini salah satu MPP yang menurut saya sangat baik. Dari sisi fasilitas sudah sangat luar biasa, gedungnya sudah sangat luas sekali,” tuturnya.
Meski demikian, ia menilai pengembangan pelayanan publik ke depan perlu diarahkan pada peningkatan integrasi sistem layanan berbasis data. “Apa yang perlu ditingkatkan? Saya kira hampir semua MPP bagaimana melanjutkan ke level berikutnya, yaitu interoperabilitas data,” terangnya.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Dr. Otok Kuswandaru melakukan pertemuan dengan Wali Kota Mojokerto.-Foto : Kominfo Pemkot Mojokerto-
Terkait interoperabilitas data, Otok menjelaskan bahwa masyarakat yang sudah mengakses satu layanan seharusnya tidak perlu kembali melengkapi persyaratan yang sama ketika mengurus layanan lain. Dengan sistem yang saling terhubung, data yang sudah dimiliki pemerintah dapat dimanfaatkan secara bersama untuk mempermudah pelayanan.
“Jadi masyarakat ketika sudah masuk ke akses layanan tertentu, kalau syaratnya sama untuk layanan lain mestinya tidak perlu diminta lagi. Harus ada data yang saling terhubung,” imbuhnya.
BACA JUGA:Pastikan Layanan Kesehatan Optimal, Dinkes Jatim Siapkan 230 Pos Kesehatan di Sepanjang Jalur Mudik
BACA JUGA:Budaya RT Berseri Bukan Lomba, tetapi Gerakan Perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Selain itu, Otok juga memberikan apresiasi terhadap transparansi yang ditunjukkan oleh petugas pelayanan di MPP Gajah Mada. Menurutnya, sikap terbuka tersebut menjadi indikator penting dalam pelayanan publik yang professional dan hal ini ia lihat langsung saat berdialog dengan petugas.
“Saya menguji tadi, misalnya dengan bertanya kepada pengguna aplikasi. ‘aplikasinya masalahnya apa?’, kemudian disampaikan secara terbuka. Kepada kami saja terbuka, apalagi kepada masyarakat. Jadi transparansi menjadi bagian yang pasti dan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyarankan agar kualitas pelayanan publik dapat diukur melalui pengalaman langsung masyarakat sebagai pengguna layanan atau journey experience.

Wali Kota, Sekda Kota Mojokerto dan Tamu dari kemenpan RB-Foto : Kominfo Pemkot Mojokerto-
Sumber:

