Kontainer E-Sport Competition Vol.2, Ajang Generasi Muda Mojokerto Tunjukkan Skill Mobile Legends

Kontainer E-Sport Competition Vol.2, Ajang Generasi Muda Mojokerto Tunjukkan Skill Mobile Legends

Sambutan pembukaan Kontainer E-Sport Competition Vol.2.-Foto : Habib Magang-

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Antusiasme generasi muda terhadap dunia e-sport terlihat dalam gelaran Kontainer E-Sport Competition Vol.2, turnamen Mobile Legends yang digelar pada 6–7 Maret 2026 di Kopi Kontainer Mojokerto. Kompetisi ini menjadi ajang bagi para gamer lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat perkembangan e-sport di tingkat daerah.

Turnamen tersebut digagas oleh BEM FKIP bersama Program Studi PKO Universitas Islam Majapahit dan berkolaborasi dengan ESI serta KONI Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian komunitas gamer dari berbagai wilayah di Mojokerto.

Sebanyak 37 tim ikut berpartisipasi dalam turnamen tersebut dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp2.500.000. Puluhan tim yang berpartisipasi menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap dunia e-sport terus meningkat dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:Penurunan Harga Bensin Penyebab Utama Deflasi Mojokerto di Bulan Februari 2026

BACA JUGA:KAUJE Korda Surabaya Gelar Ramadan Berbagi Kasih di Panti Asuhan Bayi

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi bagi komunitas gamer. Para peserta dapat saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan pertemanan, hingga mengasah strategi permainan serta kerja sama tim dalam suasana kompetitif yang sehat dan sportif.

Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana turnamen berlangsung meriah. Para peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa hingga komunitas gamer lokal tampak antusias mengikuti setiap pertandingan yang digelar.


Panitia dan perwakilan komunitas e-sport Mojokerto berfoto bersama di sela kegiatan.-Foto : Habib Magang-

Masing-masing tim berusaha menampilkan performa terbaik mereka, mulai dari menyusun strategi permainan, menentukan komposisi hero, hingga membangun koordinasi tim agar mampu mengalahkan lawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Fayat, pelatih tim nasional e-sport, turut hadir memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menekankan bahwa menjadi pemain profesional tidak hanya bergantung pada kemampuan bermain saja, tetapi juga membutuhkan sikap dan mentalitas yang baik.

BACA JUGA:Isi Waktu Jelang Berbuka, Warga Bicak, Mojokerto Ikuti Kajian Ramadan Qalbu di Masjid Al-Mubarok

BACA JUGA:THR Tidak Boleh Dicicil, Pemkab Mojokerto Buka Posko THR Jelang Lebaran

“Untuk menjadi pemain profesional ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, menjaga etika dan penampilan karena itu mencerminkan profesionalitas pemain. Kedua, terus meningkatkan performa permainan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Ketiga, ketika sudah memiliki kemampuan baik, tetaplah rendah hati,” ujarnya.

Dukungan terhadap perkembangan e-sport di Mojokerto juga datang dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan oleh Joko, yang mewakili KONI Kabupaten Mojokerto.

Sumber: