Diduga Hendak Perang Sarung, 10 Remaja di Mojokerto Diamankan Polisi

Diduga Hendak Perang Sarung, 10 Remaja di Mojokerto Diamankan Polisi

10 remaja diduga hendak perang sarung saat dikembalikan ke orang tuanya.- Foto : dok. Polsek Ngoro-

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Sebanyak 10 remaja diduga akan melakukan aksi  perang sarung di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, diamankan anggota Polsek Ngoro, Kamis, 12 Maret 2026. 

"Petugas yang sedang melaksanakan patroli mendapati sekelompok remaja yang diduga akan melakukan perang sarung. Mereka kemudian diamankan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," kata  Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi, Jumat, 13 Maret 2026. 

Setelah dibawa ke Mapolsek Ngoro, para remaja tersebut selanjutnya didata dan dipanggil orang tuanya. Polisi kemudian memberikan pembinaan sebelum akhirnya mereka dipulangkan.

“Setelah diamankan di wilayah Ngoro kemudian kami kembalikan ke rumah masing-masing. Atas persetujuan orang tuanya, mereka kami lakukan pembinaan,” katanya. 

BACA JUGA: Muhammadiyah Distribusikan 850 Paket Ramadan untuk Warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat

BACA JUGA:Rencana Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Berpotensi Digugat ke PTUN

Ia menambahkan, kegiatan pembinaan ini dilakukan agar para remaja tidak mengulangi perbuatannya dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Pihaknya mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari selama Ramadan.

Peran orang tua sangat penting untuk mencegah anak terlibat dalam berbagai aktivitas negatif seperti perang sarung, geng motor, balap liar, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.

“Pastikan anak berada di waktu dan tempat yang semestinya, selalu cek keberadaan serta pergaulan anak, dan pantau aktivitas media sosial yang dimiliki anak,” pungkasnya.

Sumber: