Nuzulul Quran: Sejarah Turunnya Al-Qur'an dan Keutamaannya di Bulan Ramadan
Gua Hira menjadi saksi turunnya wahyu pertama yang mengawali perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW-Foto : Habib Magang-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Nuzulul Quran merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Nuzulul Quran, menurut sebagian besar ulama terjadi pada bulan Ramadan, tepatnya pada malam 17 Ramadan.
Peristiwa ini menjadi awal dari tugas kenabian Nabi Muhammad SAW sebagai rasul yang menyampaikan ajaran Allah SWT kepada seluruh umat manusia.
Istilah Nuzulul Quran berasal dari dua kata, yaitu nuzul yang berarti turun dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, dan Al-Qur'an yang merupakan kitab suci umat Islam.
Dengan demikian, Nuzulul Quran berarti peristiwa turunnya Al-Qur'an sebagai wahyu dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Wahyu tersebut disampaikan oleh Malaikat Jibril dan pertama kali diterima oleh Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, sebuah tempat yang berada di dekat Kota Makkah.
Peristiwa turunnya Al-Qur'an memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam. Al-Qur'an menjadi pedoman hidup yang berisi petunjuk, ajaran moral, hukum, serta tuntunan bagi manusia dalam menjalani kehidupan.

Al-Qur'an adalah pedoman hidup yang membawa petunjuk dan kedamaian bagi umat manusia-Foto : Habib Magang-
Melalui Al-Qur'an, umat Islam dapat memahami ajaran agama dengan lebih jelas serta mengetahui mana yang benar dan mana yang salah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam Al-Qur'an juga dijelaskan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan diturunkannya kitab suci ini. Salah satu ayat yang menjelaskan hal tersebut terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menyebutkan bahwa Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia serta sebagai penjelasan mengenai petunjuk tersebut dan pembeda antara yang benar dan yang batil.
Nuzulul Quran juga memiliki berbagai keutamaan bagi umat Islam. Salah satunya adalah sebagai malam yang penuh keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Pada malam turunnya Al-Qur'an, Allah SWT memberikan rahmat dan keberkahan kepada umat-Nya.
BACA JUGA:Rumah di Puri Mojokerto Ludes Dilalap si Jago Merah
BACA JUGA:Pemindahan Ibu Kota Mojokerto : Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola
BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Siapkan Anggaran Rp 21 Miliar Lebih untuk THR ASN dan Semua PPPK
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berdoa, berzikir, memperbanyak sedekah, serta melakukan berbagai amal kebaikan lainnya.
Sumber:

