Pemkab Mojokerto Segera Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni Milik Warga Blimbingsari Sooko

Pemkab Mojokerto Segera Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni Milik Warga Blimbingsari Sooko

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra (tengah, memakai peci warna hitam) menyerahkan secara simbolis bantuan renovasi rumah -Foto : Kominfo Kabupaten Mojokerto-

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Pemkab Mojokerto terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan meninjau langsung kondisi rumah warga di Dusun Karangsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, yang dinilai sudah tidak layak untuk ditempati.

Dalam kunjungan yang berlangsung Sabtu, 14 maret 2026, Bupati Mojokerto bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), BPBD, Forkopimca Sooko, serta Kepala Desa Blimbingsari mendatangi rumah milik seorang warga bernama Eni yang selama ini tinggal bersama ibunya dalam kondisi rumah yang memprihatinkan.

Bupati Al Barra menjelaskan bahwa berdasarkan laporan masyarakat, rumah yang ditempati Bu Eni sudah tidak layak huni. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena Bu Eni juga merawat ibunya yang sudah tidak dapat melihat akibat sakit katarak sejak kurang lebih sembilan tahun terakhir.


Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra melihat langsung kondisi rumah yang tidak layak huni-Foto : Kominfo Kabupaten Mojokerto-

"Kami hari ini berkunjung ke rumah Bu Eni di Dusun Karangsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko. Berdasarkan informasi dari masyarakat, rumah ini memang sudah tidak layak huni. Bu Eni juga tinggal bersama ibunya yang mohon maaf sudah kurang lebih sembilan tahun tidak bisa melihat karena sakit katarak,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Melihat kondisi tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu berkomitmen untuk segera melakukan pembangunan kembali rumah Bu Eni agar menjadi tempat tinggal yang layak dan aman bagi mereka berdua.

BACA JUGA:Fiks ! DPRD Setujui Usulan Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Mojokerto ke Mojosari

BACA JUGA:13 Tahun Istiqomah Berbagi, Mengenal Komunitas Peduli Yatim Non Panti Umar bin Khottob dari Gedeg Mojokerto

"Kami mengunjungi langsung kondisi rumah ini dan insyaallah akan kita bangun sehingga menjadi rumah layak huni kembali. Harapannya setelah dibangun nanti Bu Eni dan keluarga bisa hidup lebih layak, jadi kalau hujan tidak kehujanan dan kalau panas tidak kepanasan," jelasnya.

Orang nomor satu di Pemkab Mojokerto ini juga menyoroti bahwa meskipun Kecamatan Sooko merupakan kawasan yang cukup padat penduduk dan dekat dengan pusat kota, masih ditemukan rumah warga yang kondisinya memerlukan perhatian pemerintah.


Gus Barra bersama pemilik rumah tidak layak huni di Sooko Kabupaten Mojokerto, bu Eni-Foto : Kominfo Kabupaten Mojokerto-

"Padahal Sooko ini termasuk kecamatan yang ramai penduduk, tetapi masih ada rumah yang kondisinya tidak layak huni. Karena itu kami berkomitmen untuk terus membangun dan memperbaiki rumah-rumah tidak layak huni yang ada di Kabupaten Mojokerto," tegasnya.

BACA JUGA:Jelang Lebaran, Satgas Pangan Sidak Pasar di Mojokerto, Ini Hasilnya

BACA JUGA:Pikka Mojokerto Gelar Baksos Peduli Sesama di Vila Doa Yatim Sejahtera

Sumber: