tjiwi kimia ucapan idul fitri 1447 h
enero ucapan idul fitri 1447 h
perumdam mjkt ucapan idul fitri 1447 h

Hilal Lebaran 2026 Tidak Terlihat di Mojokerto, Masih di Bawah Ufuk

Hilal Lebaran 2026 Tidak Terlihat di Mojokerto, Masih di Bawah Ufuk

Tim perukyat dari LFNU Kabupaten Mojokerto saat memantau hilal 1 Syawal 1447 H. -Foto : Fio Atmaja-

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Hilal menentukan 1 Syawal 1447 Hijiriah atau Idulfitri tidak nampak di Pusat Observasi Bulan (POB) Masjid Agung Darussalam, Desa Gemekan, Sooko, Mojokerto, Kamis, 19 Maret 2026. Namun, hasil pengamatan menunjukkan hilal tidak terlihat karena di bawa ufuk. 

Pemantauan hilal dilakukan oleh Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Mojokerto. Lokasi pengamatan hilal berada di ketinggian 50 mdpl, dengan koordinat lintang -7° 31' 46.7" LS Bujur  112° 24' 32.5" BT. 

Pantauan Disway Mojokerto dilokasi, cuaca saat sore cerah. Tim perukyat dari LFNU Kabupaten Mojokerto berjumlah sekitar 15 orang dan menggunakan alat seperti teleskop, gawang lokasi, serta teodolit.


Hilal Lebaran 2026 Tidak Terlihat di Mojokerto, Masih Dibawah Ufuk-Foto : Fio Atmaja-

Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Mojokerto, Syamsudin mengatakan, pemantauan hilal di Mojokerto tidak terlihat karena hilal di bawah ufuk. Tinggi hilal minimal 3 derajat, sedangan disini tadi sekitar 1° 19' 28'. 

"Jadi hilal kemungkinan tidak terlihat dengan elongasi 05° 33' 30". Tinggi hilal minimal 3 derajat jadi masih jauh, dan posisi hilal terlalu rendah. Jadi untuk hari raya jatih pada Sabtu, tapi kita tetap menunggu sidang isbat dari Kemenag RI," ujarnya. 

BACA JUGA:Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jombang Kritisi Ambrolnya Kanopi Pasar Ploso

BACA JUGA:Wali Kota Mojokerto Instruksikan Pengamanan Maksimal Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Untuk hasil rukyatul hilal nantinya akan dilaporkan ke Kemenag Mojokerto, pengadilan agama, Lembaga Falakiyah PWNU Jatim. Kemudian diteruskan ke Kemenag RI, sebagai bahan sidang Isbat penentuan 1 syawal 1447 H.

Sumber: