Jari Bengkak dan Luka gara-gara Cincin Tak Bisa Dilepas, Warga Mojokerto Minta Bantuan ke Damkar
Proses pelepasan cincin dilakukan oleh petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto.-Foto : dok. BPBD Kabupaten Mojokerto-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Jari manis tangan kanan Eko, warga Dusun Kebogerang, Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, membengkak dan mulai luka akibat cincin yang tidak bisa dilepas.
Karena bingung ia kemudian mendatangi Kantor Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto pada Jumat, 20 Maret 2026 pagi untuk meminta pertolongan.
Komandan Regu (Danru) Pos I Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto menjelaskan, Eko datang sekitar pukul 09.10 WIB.

Cincin yang tak bisa dilepas, akhirnya dilepaskan oleh petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto-Foto : dok. BPBD Kabupaten Mojokerto-
"Awalnya Eko ini membersihkan rumput kemudian tangannya membengkak sehingga cincin monel tersebut tidak bisa dilepas," ujarnya.
Petugas damkar melakukan pelepasan secara hati-hati menggunakan gerinda kecil, besi stainless, dan air untuk mencegah panas berlebih.
"Kendala tadi karena bahan cincin dari monel ini sangat tebal, dan Alhamdulillah sekitar pukul 10.10 WIB cincin berhasil dilepaskan," pungkas Sukamto.
BACA JUGA:Vihara Pondok Metta Lawang Beri Layanan Singgah, Pemudik: Kami Diterima dengan Hangat
BACA JUGA:Menag RI Sampaikan Ucapan Idulfitri, Puasa Perkuat Kepedulian dan Solidaritas
Setelah menjalani proses selama satu jam, jari Eko berhasil dibebaskan dari cincin yang menyebabkan pembengkakan tersebut.
Sumber:








