Pemkab Jember Siapkan Skema WFH Antisipatif Efisiensi Energi Nasional
Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan kesiapan WFH bagi ASN-Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Jember, diswaymojokerto.id- Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan kesiapan penuh dalam mengantisipasi kebijakan nasional terkait efisiensi energi, termasuk kemungkinan penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta penyesuaian sistem pembelajaran bagi pelajar.
Langkah ini diproyeksikan sebagai bagian dari respons strategis terhadap dinamika geopolitik global yang berimplikasi pada sektor energi.
Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan pemerintah daerah berkomitmen untuk tetap selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Meski belum ada keputusan resmi, berbagai skenario telah dirancang secara komprehensif guna memastikan kesiapan implementasi ketika kebijakan diberlakukan.
BACA JUGA:Dompet Seret Habis Lebaran, Jangan Panik! Ini Tips Biar Nggak Tekor
BACA JUGA:Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Stasiun Mojokerto Catat 2.247 Penumpang
“Pada prinsipnya kami siap mengikuti arahan pemerintah pusat dan provinsi. Waktu pelaksanaan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ditetapkan. Kami memastikan seluruh perangkat telah bersiap,” ungkap Gus Fawait , Rabu 25 Maret 2026
Sebagai langkah awal, Pemkab Jember telah menggerakkan upaya efisiensi di lingkungan internal, salah satunya melalui imbauan penggunaan kendaraan secara bersama bagi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan tugas kedinasan.
Selain menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), langkah ini juga dinilai mampu memperkuat sinergi dan komunikasi antarperangkat daerah.
Di sektor pendidikan, koordinasi intensif telah dilakukan dengan Dinas Pendidikan untuk menyiapkan skema pembelajaran yang fleksibel, baik secara tatap muka maupun berbasis daring. Kesiapan ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar dalam berbagai situasi kebijakan yang mungkin diterapkan.
BACA JUGA:Polres Mojokerto Pantau Obyek Wisata, Pastikan Keamanan Pengunjung Pasca Lebaran
BACA JUGA:PMI Mojokerto Tangani 23 Kasus di Pos Siaga Mudik Lebaran 2026
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh opsi tersedia dan dapat dijalankan tanpa kendala. Baik pembelajaran luring maupun daring harus sama-sama siap,” jelasnya.
Kebijakan efisiensi energi yang tengah menjadi perhatian nasional ini tidak terlepas dari pengaruh kondisi global, termasuk fluktuasi harga minyak dunia. Oleh karena itu, langkah adaptif seperti penerapan WFH dipandang sebagai upaya preventif yang relevan dalam menjaga stabilitas konsumsi energi nasional.
Pemkab Jember akan terus memantau perkembangan kebijakan di tingkat pusat dan provinsi, sembari memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah tetap optimal dalam menghadapi setiap kemungkinan kebijakan yang akan diterapkan.
Sumber:







