Triwulan I, Stasiun Mojokerto Layani 98 027 Pelanggan
Kereta Api menjadi salah satu moda transportasi favorit di Mojokerto. -Fio Atmaja - Disway Mojokerto-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id - KAI Daop 8 Surabaya mencatat selama triwulan I sebanyak 48.168 pelanggan berangkat dari Stasiun Mojokerto dan 49.859 pelanggan tiba.
Dalam periode Januari hingga Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya melayani sebanyak 98.027 pelanggan, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 84.177 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, pertumbuhan ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang berfokus pada pelanggan.
“Peningkatan jumlah pelanggan di Stasiun Mojokerto pada triwulan I 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat. KAI secara konsisten mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama, serta menghadirkan kenyamanan melalui peningkatan fasilitas dan kualitas layanan yang berkelanjutan,” katanya, Rabu, 15 April 2026.

Kereta api saat masuk Stasiun Mojokerto-Foto : Fio Atmaja-
Menurutnya, tingginya arus kedatangan dan keberangkatan ini mencerminkan peran strategis Stasiun Mojokerto sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah Daop 8 Surabaya.
"Capaian ini menunjukkan semakin tingginya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu," ujarnya.
BACA JUGA:Rektor Unair Wanti-wanti Perjokian UTBK, Modus Kian Canggih Jelang Seleksi 2026
BACA JUGA:Stop Konsumsi Berlebihan! Kemenkes Paksa Minuman Manis Cantumkan Label Gizi
Secara bulanan, tren pergerakan penumpang menunjukkan dinamika yang positif. Pada Januari 2026, KAI melayani 31.667 pelanggan (15.128 berangkat dan 16.539 tiba).
Selanjutnya pada Februari tercatat 23.934 pelanggan (11.681 berangkat dan 12.253 tiba). Sementara itu, pada Maret terjadi peningkatan signifikan dengan total 42.426 pelanggan (21.359 berangkat dan 21.067 tiba), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Pihaknya terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan ketepatan waktu perjalanan, hingga penguatan layanan di stasiun maupun selama perjalanan.

Suasana dalam Stasiun Mojokerto. -Foto : Fio Atmaja-
Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat di Mojokerto dan sekitarnya juga menjadi peluang bagi KAI untuk memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.
Sumber:

