Kader NasDem Mojokerto Memanas, Minta Klarifikasi Media
Kader Partai NasDem saat menggelar demo didepan kantor DPD NasDem Kabupaten Mojokerto-Foto : Fio Atmaja-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Aliansi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Kabupaten Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mojokerto, Rabu, 15 April 2036 pagi.
Aksi tersebut dipicu oleh tampilan cover Majalah Tempo edisi 13–16 April 2026 yang dinilai merugikan citra partai, khususnya Ketua Umum Surya Paloh.
Aksi long march dari kawasan Apotek Teratai menuju lokasi sempat menyebabkan penutupan sementara Jalan Wijaya Kusuma, Desa Sooko, Kecamatan Sooko.
Perwakilan massa yang diterima oleh anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Partai NasDem, Achmad Dofir, menyampaikan sejumlah tuntutan. Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan oleh aparat Polres Mojokerto.

Para kader menyampaikan lima tuntutan, antara lain meminta Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka -Foto : Fio Atmaja-
Ketua Aliansi DPC Partai NasDem Kabupaten Mojokerto, Lestari, dalam orasinya menegaskan, pihaknya tetap menghormati kebebasan pers. Namun, ia menekankan, kebebasan tersebut harus dijalankan secara profesional dan berlandaskan etika jurnalistik.
"Ada kesan upaya pembentukan opini yang merugikan Ketua Umum kami sekaligus citra partai secara keseluruhan," tegasnya.
Para kader menyampaikan lima tuntutan, antara lain meminta Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan tertulis kepada Surya Paloh serta seluruh kader NasDem di Indonesia.
BACA JUGA:Rektor Unair Wanti-wanti Perjokian UTBK, Modus Kian Canggih Jelang Seleksi 2026
BACA JUGA:Triwulan I, Stasiun Mojokerto Layani 98 027 Pelanggan
Mereka juga mendesak Dewan Pers mengambil langkah tegas atas pemberitaan yang dinilai tidak berimbang, serta meminta adanya sanksi tegas terhadap pihak terkait dan proses hukum yang adil.
Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Mojokerto, Achmad Dofir mengungkapkan, pihaknya menerima aspirasi kader tersebut.
"Ada lima tuntutan yang disampaikan, salah satunya permintaan maaf secara resmi. Karena visualisasi dalam pemberitaan tersebut dirasa menyakiti kader," ungkapnya.

Kader NasDem Mojokerto Memanas, Minta Klarifikasi Media -Foto : Fio Atmaja-
Sumber:

