Rp 75 Miliar Digelontorkan, Beasiswa Jember Kini Dijamin Sampai Lulus

Rp 75 Miliar Digelontorkan, Beasiswa Jember Kini Dijamin Sampai Lulus

Bupati Jember Muhammad Fawait-Foto : dok. Kominfo Kabupaten Jember-

Jember, Diswaymojokerto.id -  Pemerintah Kabupaten Jember menggelontorkan anggaran besar senilai Rp 75 miliar untuk program Beasiswa Cinta Bergema. Kebijakan ini tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi, tetapi juga mengubah skema bantuan menjadi lebih pasti: mahasiswa penerima dijamin mendapat beasiswa hingga lulus.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan kebijakan baru ini menghapus sistem seleksi ulang tahunan yang selama ini dinilai membebani mahasiswa.

“Sekali mendapatkan beasiswa, maka akan terus menerima hingga lulus, selama komitmen akademik dan IPK tetap terjaga,” ujarnya saat Pro Gus’e Update di RSD Balung.

Dalam tahap pencairan awal, sebanyak 6.024 mahasiswa dipastikan menerima dana pada pekan ini dari total 7.037 pendaftar yang telah melengkapi persyaratan administrasi. Sementara itu, ribuan mahasiswa lainnya masih diberi kesempatan melengkapi berkas hingga 8 Mei 2026 melalui Dinas Pendidikan.

BACA JUGA:Daycare Tak Aman Anak Bisa Trauma, Pakar Psikologi Unair Ingatkan Orang Tua Lebih Waspada

BACA JUGA:Kemenag Bantah Larangan Kurban, Penyembelihan Tetap Boleh, Ini Penjelasan Resminya

Tak hanya menanggung biaya kuliah (UKT), Pemkab Jember juga menyiapkan bantuan biaya hidup (living cost) untuk enam bulan ke depan yang dijadwalkan cair pada akhir Mei 2026.

“Ini bentuk komitmen kami agar mahasiswa bisa fokus belajar tanpa terbebani biaya hidup sehari-hari,” kata Gus Fawait.

Kebijakan ini sekaligus menjawab kritik lama terkait ketidakpastian beasiswa daerah yang kerap berubah tiap tahun. Dengan skema baru, keberlanjutan bantuan menjadi lebih terjamin dan terukur.

Terkait pembukaan beasiswa untuk angkatan 2026, Pemkab Jember memilih menunggu seluruh proses seleksi masuk perguruan tinggi selesai. Langkah ini diambil agar calon mahasiswa baru memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar.

BACA JUGA:Motor Anggota Polisi Digasak di Warung Kopi Trawas, Pelaku Dibekuk Usai Penyelidikan

BACA JUGA:Krisis Fokus Menguat, Mahasiswa Unej Tawarkan 'Refocus System' Berbasis Metakognisi

“Pendaftaran akan dibuka setelah proses penerimaan mahasiswa baru di kampus selesai, supaya lebih adil bagi semua,” jelasnya.

Melalui program ini, pemerintah daerah menargetkan tidak ada lagi mahasiswa asal Jember yang terpaksa menghentikan pendidikan karena keterbatasan biaya. Di sisi lain, investasi besar di sektor pendidikan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia secara signifikan.

Sumber: