56 Bhikkhu Empat Negara Tempuh Perjalanan Damai dari Bali ke Borobudur
Para Bhikkhu dari 4 negara melakukan jalan spiritual, walk for peace dari Bali menuju Borobudur-Foto : Humas Kemenag RI-
Buleleng, Diswaymojokerto.id - Sebanyak 56 Bhikkhu dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Laos memulai perjalanan spiritual bertajuk Indonesia Walk for Peace 2026 dari Bali menuju Candi Borobudur. Aksi jalan kaki lintas provinsi ini membawa semangat perdamaian dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Para Bhikkhu dijadwalkan menempuh perjalanan selama 20 hari dengan melintasi wilayah Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta sebelum mencapai Borobudur.
Wakil Menteri Agama RI, Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama agar menjadi perekat persatuan.
BACA JUGA:Diduga Dipicu Tungku Pembakaran Batu Bata, Rumah Warga di Bangsal Mojokerto Ludes Dilalap Api
BACA JUGA:Warga Kutorejo Geger! Pria 53 Tahun Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumahnya
“Keberagaman adalah kekuatan besar bangsa ini. Tugas kita memastikan perbedaan menjadi jalan menuju persatuan, bukan sebaliknya. Indonesia Walk for Peace menjadi bukti bahwa nilai-nilai agama harus menghadirkan kasih sayang, ketenteraman, dan kepedulian sosial,” ujar Romo Syafi’i, Sabtu 9 Mei 2026.

Wakil Menteri Agama RI, Muhammad Syafi’i, -Foto : Humas Kemenag RI-
Kegiatan yang dimulai dari Brahmavihara-Arama itu turut dihadiri I Wayan Koster, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI Supriyadi, jajaran pejabat daerah, serta tokoh lintas agama.
Menurut Romo Syafi’i, kegiatan lintas negara seperti ini juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat diplomasi budaya dan spiritual Indonesia di mata internasional.
Ia menambahkan, perjuangan terbesar manusia sejatinya adalah mengendalikan hawa nafsu. Ketika seseorang mampu menaklukkan dirinya sendiri, maka akan lahir pribadi yang membawa kebaikan bagi sesama.
BACA JUGA:733 Tahun Mojokerto: Dari Jejak Majapahit hingga Deretan Prestasi Pembangunan
BACA JUGA:Stok Beras Mojokerto Dipastikan Aman Jelang Iduladha, DPR RI Tinjau Gudang Bulog
“Melalui Walk for Peace ini, kita ingin menunjukkan bahwa meski berbeda, kita tetap satu sebagai umat Tuhan dan bagian dari bangsa Indonesia,” katanya.
Sementara itu, I Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Indonesia Walk for Peace 2026 yang dinilainya membawa pesan harmoni dari Bali untuk dunia.
Sumber:

