Kedung Mayit, Surga Tersembunyi di Selatan Jember yang Membuat Lupa Pulang
Wisata alam di Jember Selatan yang menyejukkan mata-Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Jember, diswaymojokerto.id - Di ujung selatan Kabupaten Jember, tepatnya di Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, terdapat sebuah sudut alam yang belum banyak diketahui wisatawan. Namanya cukup unik, bahkan terdengar menyeramkan: Kedung Mayit. Namun siapa sangka, di balik nama itu tersimpan panorama alam yang justru menenangkan mata dan pikiran.
Tempat ini masih sangat alami. Belum ramai bangunan, belum dipenuhi hiruk pikuk wisata modern, dan belum banyak tersentuh promosi besar-besaran. Justru karena itulah, Kedung Mayit menjadi hidden gem yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pecinta alam dan petualangan.
BACA JUGA:Bulog Mojokerto Hampir Lampaui Target Sergab 2026, Serapan Gabah Tembus 69 Ribu Ton di Awal Mei
Perjalanan menuju lokasi membawa pengunjung melewati kawasan hijau khas selatan Jember. Dari area wisata Dam BDR Sanenrejo, perjalanan dilanjutkan menyusuri aliran sungai hingga akhirnya tiba di sebuah kawasan eksotis dengan hamparan batu sungai besar, air jernih, dan pepohonan rindang yang menjulang alami di sisi kanan kiri sungai.
Suasana di sana terasa begitu tenang. Gemericik air berpadu dengan suara alam yang masih asli membuat tempat ini seperti dunia lain yang tersembunyi dari keramaian kota.

Aea menuju wisata Kedung Mayit di Tempurejo-Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Nama Kedung Mayit sendiri sudah lama dikenal warga sekitar. Meski terdengar mistis, tempat ini justru menjadi salah satu spot favorit warga lokal untuk menikmati alam, bermain air, hingga sekadar melepas penat.
Keindahan kawasan ini semakin terasa karena akses menuju lokasi masih cukup menantang. Jalan tanah dan jalur sungai yang harus dilalui membuat perjalanan menuju Kedung Mayit terasa seperti petualangan kecil. Bagi sebagian orang, medan tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri.
BACA JUGA:56 Bhikkhu Empat Negara Tempuh Perjalanan Damai dari Bali ke Borobudur
BACA JUGA:Diduga Dipicu Tungku Pembakaran Batu Bata, Rumah Warga di Bangsal Mojokerto Ludes Dilalap Api
Musim kemarau menjadi waktu terbaik untuk datang karena kondisi jalan lebih aman dan aliran sungai lebih bersahabat dibanding saat musim penghujan.
Salah satu pengelola kawasan, Aqib, melihat potensi besar yang dimiliki Kedung Mayit untuk berkembang menjadi wisata alam unggulan di Jember bagian selatan. Menurutnya, kawasan sungai tersebut sangat cocok dikembangkan menjadi wisata petualangan berbasis alam.
“Kalau dikembangkan, tempat ini sangat cocok untuk wisata adventure. Bisa ditambah wahana seperti ban pelampung atau perahu karet untuk arung jeram ringan,” ujarnya.
Sumber:

