Wabup Mojokerto Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wabup Rizal Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat dan Pelaku Usaha-Foto : dok. Kominfo Kabupaten Mojokerto-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Muhammad Rizal Oktavian mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Mojokerto untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri acara Kolaborasi Kabupaten Mojokerto untuk Sensus Ekonomi 2026 di Smart Room Satya Bina Karya (SBK), Senin 25 Mei 2026.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya SE2026 melalui penerbitan Surat Edaran Bupati Mojokerto Nomor 0000/700/416-201/2026. Surat edaran tersebut ditujukan kepada Forkopimda, perangkat daerah, direktur BUMD, camat, kepala desa, hingga masyarakat dan pelaku usaha.
Menurut Wabup Rizal, sensus ekonomi bukan sekadar pendataan rutin, melainkan investasi penting bagi masa depan pembangunan ekonomi daerah.
BACA JUGA:Ekskavasi Penyelamatan Situs Bhre Kahuripan Mojokerto Fokus Ungkap Pagar Selatan Kompleks Candi
BACA JUGA:Pemotor Tewas Usai Tabrak Tiang Lampu Jalan dan Dua Kendaraan Terparkir di Kota Mojokerto
“Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar pendataan biasa, melainkan investasi bersama untuk masa depan ekonomi Indonesia, khususnya Kabupaten Mojokerto. Melalui data yang kuat, pemerintah dapat menyusun program pembinaan, membuka akses modal, merencanakan pembangunan infrastruktur, hingga memperluas peluang pasar,” ujarnya.

Wabup Mojokerto menghadiri acara Kolaborasi Kabupaten Mojokerto untuk Sensus Ekonomi 2026 di Smart Room Satya Bina Karya (SBK), Senin 25 Mei 2026.-Foto : dok. Kominfo Kabupaten Mojokerto-
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemkab Mojokerto, Forkopimda, OPD, dan asosiasi pelaku usaha sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan SE2026.
Rizal menekankan pentingnya keterbukaan dan kejujuran data dari seluruh pelaku usaha. Menurutnya, kualitas data yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah ke depan.
“Keberhasilan sensus ini sangat bergantung pada partisipasi dan keterbukaan seluruh pelaku usaha. Data yang diberikan akan menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah,” katanya.
BACA JUGA:DKPPP Jember Perketat Pengawasan Iduladha, Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Konsumsi
BACA JUGA:Guru Honorer Tak Perlu Cemas, Kadindik Jatim Pastikan Tetap Mengajar Hingga 2026
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah, camat, hingga kepala desa aktif menyosialisasikan pentingnya SE2026 kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh perangkat daerah, camat, hingga kepala desa untuk menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, tetapi gerakan bersama untuk kepentingan pembangunan daerah,” tegasnya.
Sumber:
