Diduga Rem Blong, Truk Muatan Kayu Tabrak Rumah dan Warung di Mojokerto

Diduga Rem Blong, Truk Muatan Kayu Tabrak Rumah dan Warung di Mojokerto

Diduga rem blong, truk muatan kayu tabrak dua rumah di Jatirejou, Mojokerto.-Foto : Istimewa-

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Truk muatan kayu menabrak rumah dan warung di Jalan Raya Dusun Jabung, Desa Lebakjabung, Jatirejo, Mojokerto, Minggu, 14 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian tersebut diduga akibat rem blong. 

Kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan rumah dan warung milik warga setempat mengalami kerusakan cukup parah serta dua sepeda motor terdampak. Berdasarkan informasi yang dihimpun truk muat 6 ton kayu itu dari dari arah Kecamatan Wonosalam, Jombang. 

Salah satu warga setempat, Slamet mengatakan, truk tersebut melaju kencang dari arah selatan (Wonosalam) menuju ke Mojokerto. 

BACA JUGA:Warga di Mojokerto Ikut Semarakkan Piala Dunia Dengan Memasang 48 Bendera Peserta

BACA JUGA:Dari Setetes Darah untuk Menyelamatkan Nyawa, Ning Ita Ajak Warga Jadikan Donor Darah Gaya Hidup Kemanusiaan

"Sebelum menabrak, truk akan membanting ke kanan namun truk melaju dengan cepat hingga akhirnya membanting ke arah kiri hingga menabrak teras warung dan menabrak tembok rumah warga,," ujarnya. 

Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk, Sumanding (48) warga Kedung Anyar, Gresik, dan Kenek bernama Suparno, mengalami luka patah tangan dan kaki karena terjebak di kabin truk. 

Sedangkan, korban lainya susanto (58) warga Wonosalam, Jombang,  juga mengalami luka karena terserempet truk yang diduga mengalami rem blong.

BACA JUGA:Nasib 2.500 Karyawan Belum Ada Kejelasan, Penasihat Khusus Presiden RI Janji Selesaikan Polemik PT Pakerin

BACA JUGA:Sambut Tahun Baru Islam, Kemenag Gaungkan Gerakan Hijau Lewat Pembagian Bibit Tanaman

Sopir dan kenek truk yang sempat terjepit kabin truk dan mendapat pertolongan warga bersama tim kesehatan dari RSU Adiyaksa Jatim, Jatirejo, Mojokerto. 

Pihak kepolisian mendapatkan laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mencari keterangan saksi-saksi dan mengevakuasi. 

Proses evakuasi membutuhkan waktu lama karena muatan truk berupa potongan kayu seberat 6 ton harus diturunkan. Selanjutkan proses derek baru bisa dilakukan

Sumber: