Demam Panggung Tak Harus Dilawan, Begini Cara Mengubah Gugup Menjadi Percaya Diri

Demam Panggung Tak Harus Dilawan, Begini Cara Mengubah Gugup Menjadi Percaya Diri

Dengan latihan dan persiapan yang tepat, rasa gugup perlahan berubah menjadi keberanian tampil-Ilustrasi : Sandra/magang-

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Jantung berdebar lebih cepat. Telapak tangan mulai berkeringat. Pikiran dipenuhi berbagai kemungkinan buruk. Bagi sebagian orang, gejala itu muncul beberapa menit sebelum berbicara di depan umum. Namun, tidak sedikit yang sudah merasakannya sejak berhari-hari, bahkan berminggu-minggu sebelum jadwal presentasi, seminar, atau pidato.

Fenomena yang dikenal sebagai demam panggung atau stage fright ini ternyata bukan sesuatu yang aneh. Hampir semua orang pernah mengalaminya, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, profesional, hingga pembicara yang sudah berpengalaman.

Dosen Ilmu Komunikasi Maya Rachma mengatakan, rasa gugup sebelum tampil bukanlah tanda seseorang kurang percaya diri. Sebaliknya, hal itu merupakan respons alami tubuh ketika menghadapi situasi yang dianggap penting.

BACA JUGA:Ekskavasi Situs Sentonorejo Mojokerto Ungkap Kawasan Permukiman Elit Majapahit

BACA JUGA:Mengapa Teh Bunga Telang Semakin Digemari? Ini Khasiat dan Cara Membuatnya

"Tangan bisa gemetar, wajah menjadi pucat, jantung berdebar, berkeringat dingin, perut terasa mulas, bahkan pada kondisi tertentu seseorang bisa merasa mual atau pingsan. Itu adalah respons tubuh yang normal," jelasnya.

Menurut Maya, rasa gugup justru memiliki sisi positif. Orang yang merasa cemas sebelum tampil biasanya memiliki keinginan untuk memberikan penampilan terbaik.

"Kalau kita merasa nervous sebelum tampil, itu sebenarnya pertanda kita peduli terhadap apa yang akan kita lakukan. Yang perlu dipelajari bukan menghilangkan rasa gugup, tetapi mengelolanya," ujarnya.

Ia mengutip hasil penelitian yang dipublikasikan Corporate Communication Expert pada 2020 yang menyebut sekitar tiga dari empat orang pernah mengalami pre-speech anxiety atau kecemasan sebelum berbicara di depan umum. Artinya, rasa gugup merupakan pengalaman yang sangat umum.

BACA JUGA:95 Desa di Mojokerto Dibekali Tata Kelola Proyek Konstruksi, Cegah Bangunan Cepat Rusak dan Salah Kelola Dana

BACA JUGA:Lestarikan Kearifan Lokal, Komandan Kodaeral IX Apresiasi Lomba Pacuan Kuda Moa 2026

Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

1. Bangun pikiran yang positif

Menurut Maya, sumber kecemasan sering kali bukan situasi yang akan dihadapi, melainkan bayangan-bayangan negatif yang diciptakan sendiri.

Sumber: