Spanyol Kunci Tiket Final Piala Dunia 2026, Permainan Kolektif La Roja Bungkam Prancis 2-0
Timnas Spanyol berhasil merebut posisi puncak dalam ranking FIFA terbaru setelah menyingkirkan Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.-Tangkapan Layar Instagram@fifaworldcup- -Foto : Harian Disway-
Arlington, diswaymojokerto.id - Tim Nasional Spanyol kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia. La Roja memastikan langkah ke final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Selasa 14 Juli 2026 waktu setempat atau Rabu 15 Juli 2026 dini hari WIB.
Kemenangan tersebut mengantar Spanyol tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada edisi 2010. Lebih dari sekadar hasil, keberhasilan ini menunjukkan kematangan permainan tim asuhan Luis de la Fuente yang tampil disiplin, efektif, dan mampu meredam agresivitas salah satu lini serang paling berbahaya di turnamen.
Sejak menit awal, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Prancis mencoba mengandalkan kecepatan Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé untuk menekan pertahanan lawan.
Namun, dominasi lini tengah Spanyol yang dikomandoi Rodri dan Fabián Ruiz membuat Les Bleus kesulitan mengembangkan permainan.
BACA JUGA:Api Masih Berkobar di Gunung Biru Mojokerto, Medan Terjal Jadi Kendala Utama Pemadaman
Spanyol akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui titik penalti. Hadiah penalti diberikan setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di dalam kotak terlarang. Mikel Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa La Roja unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi koleksi kelimanya sepanjang turnamen sekaligus menyamai rekor gol terbanyak pemain Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Emilio Butragueño (1986) dan David Villa (2010).
Unggul satu gol membuat Spanyol semakin percaya diri. Mereka mendominasi penguasaan bola melalui kombinasi umpan-umpan pendek yang menjadi ciri khas permainan La Roja. Prancis lebih banyak dipaksa mengejar bola dan gagal menemukan ritme permainan hingga babak pertama berakhir.
BACA JUGA:Tingkatkan Profesionalitas Penegak Hukum di Laut, Perwira Kodaeral IX Ikuti Kursus Singkat Penyidik
BACA JUGA:Mahasiswa Unej Ciptakan GEOTIVA, Media Belajar Geospasial untuk Bantu Siswa Tunanetra Memahami Peta
Memasuki babak kedua, pelatih Didier Deschamps mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun perubahan tersebut justru membuka ruang bagi Spanyol untuk melancarkan serangan balik.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-58. Berawal dari kerja sama cepat dengan Dani Olmo, Pedro Porro berhasil menuntaskan peluang dengan penyelesaian akurat yang tak mampu dihentikan Mike Maignan. Gol itu semakin memantapkan kendali Spanyol atas pertandingan.
Dalam sisa waktu pertandingan, Prancis terus berusaha mengejar ketertinggalan. Mbappé beberapa kali mencoba menciptakan peluang melalui aksi individu maupun kombinasi dengan rekan-rekannya.
Sumber:
