Program Homecare Jember Dipuji, Dekan FK Unej Optimistis Bisa Jadi Percontohan Nasional

Program Homecare Jember Dipuji, Dekan FK Unej Optimistis Bisa Jadi Percontohan Nasional

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE.-Foto : Humas Universitas Jember-

Jember, diswaymojokerto.id - Program Homecare yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember (Unej), dr. Ulfa Elfiah, menilai layanan kesehatan yang menghadirkan tenaga medis langsung ke rumah warga itu berpotensi menjadi model pelayanan kesehatan di tingkat Provinsi Jawa Timur bahkan nasional.

Menurut Ulfa, Homecare merupakan salah satu inovasi pelayanan kesehatan yang tidak hanya mendekatkan akses layanan kepada masyarakat, tetapi juga sejalan dengan program pemeriksaan kesehatan gratis yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

BACA JUGA:Rahasia Lezat Nasi Jagung Desa Sendi, Pacet Mojokerto Kuliner Lereng Welirang yang Selalu Diburu Wisatawan

BACA JUGA:Rejoto Nyambung Tresno Angkat Wajah Kota Mojokerto ke Layar Lebar, Tayang Perdana 25 Juli

"Program ini merupakan salah satu program unggulan Kabupaten Jember. Konsepnya selaras dengan program pemeriksaan kesehatan gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

Melalui program tersebut, tenaga kesehatan mendatangi rumah warga untuk memberikan berbagai layanan pemeriksaan. Tidak hanya memeriksa kondisi fisik dasar, petugas juga melakukan pengecekan tekanan darah serta pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.


Program Homecare Pemkab Jember, salah satu program unggulan-Foto : Tim media Kominfo Jember-

Yang membedakan Homecare Jember dengan layanan serupa adalah adanya fasilitas konsultasi kesehatan berbasis telemedicine. Melalui layanan ini, masyarakat dapat berkonsultasi secara gratis mengenai hasil pemeriksaan maupun penyakit kronis yang diderita tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Berdasarkan hasil konsultasi tersebut, tenaga kesehatan dapat menentukan langkah penanganan lanjutan, termasuk memberikan rujukan ke puskesmas atau rumah sakit apabila pasien membutuhkan pelayanan medis lebih lanjut.

BACA JUGA:Jelang Muktamar NU ke-35, Pemkab Jombang Kebut Persiapan Infrastruktur hingga Sanitasi

BACA JUGA:Verifikasi Arah Kiblat Berlangsung di 725.669 Titik Lokasi

Program Homecare diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan, baik karena faktor usia, kondisi geografis, maupun ekonomi. Sasaran utamanya meliputi lanjut usia yang hidup sendiri tanpa pendamping keluarga, anak dengan stunting, termasuk yang disertai kelainan bawaan atau penyakit penyerta, ibu hamil berisiko tinggi, serta penderita penyakit kronis.

Selain menghadirkan layanan kesehatan secara langsung, seluruh hasil pemeriksaan warga akan diintegrasikan ke dalam Rekam Medik Elektronik (RME) di puskesmas. Sistem ini memungkinkan riwayat kesehatan pasien terdokumentasi secara digital sehingga memudahkan tenaga kesehatan melakukan pemantauan sekaligus membantu pemerintah menyusun kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran.


Mengunjungi pasien, warga Jember langsung ke rumah warga menjadi program unggulan Pemkab Jember-Foto : Tim media Kominfo Jember-

Sumber:

Berita Terkait