Karhutla Gunung Biru Mojokerto Berhasil Dikendalikan
Petugas gabungan saat menuju lokasi kebakaran. -Foto : dok. BPBD Kabupaten Mojokerto-
Mojokerto, diswaymojokerto.id – Empat titik hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Blok Tempuran, Gunung Biru, Pegunungan Anjasmoro, wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Desa Kemiri, Pacet, Mojokerto, akhirnya berhasil dikendalikan.
Pantauan pada Sabtu, 18 Juli 2026, hari ke-4 penanganan, menunjukkan kondisi nihil titik api, dan tim masih bersiaga untuk pemantauan lanjutan.
Berdasarkan pantauan satelit Sipongi serta pengamatan visual tim dari Pos Pendakian Bukit Cendono maupun area puncak, sudah tidak terlihat lagi adanya titik api maupun kepulan asap.
"Alhamdulillah, pantauan hotspot sampai siang (kemarin, red) nihil. Meski demikian, kami masih tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada api lagi," ujar Plt Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini.

Petugas gabungan saat melakukan pemadaman di Gunung Biru.- Foto : dok. UPT Tahura R Soerjo-
Meski kondisi membaik, karhutlah ini tercatat telah menghanguskan total 99,5 hektare lahan. Selama proses pemadaman, tim gabungan Tahura R Soerjo, Polhut, Manggala Agni, MPA, BPBD, dan relawan menghadapi rintangan medan sangat ekstrem dan jurang terjal.
"Selama pemadaman tim gabungan menghadapi kondisi medan yang curam dan sulit dijangkau sehingga beberapa area tidak dipaksakan untuk dijangkau demi keselamatan nyawa petugas di lapangan," ucapnya.
BACA JUGA:Jangan Langsung Dianggap Limbah, Lindi Sampah Ternyata Berpotensi Jadi Pupuk Organik Cair
Untuk mengantisipasi titik api susulan, saat ini tim masih bersiaga (standby) di Puncak Bukit Cendono guna melakukan pemantauan intensif dari titik terdekat.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Blok Tempuran, Gunung Biru, Pegunungan Anjasmoro, yang masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Desa Kemiri, Pacet, Mojokerto, Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Sumber:
