Kasus HIV di Kabupten Mojokerto Tembus Hingga 1.624 Orang
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia. -Foto : dok . Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway.id-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, mencatat kasus orang dengan HIV (ODHIV) di Kabupaten Mojokerto mencapai 1.624 orang per April kemarin.
Berdasarkan data dan hasil identifikasi, ODHIV sejak 2014 hingga 2026 per April total ada 1.624 orang. Angka ini malampaui data estimasi ODHIV daerah sebesar 1.587 orang
"Jumlah ini merupakan akumulasi dari tahun 2014 hingga April 2026," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggraini Sulistyowati, Senin, 27 Juli 2026.
Berdasarkan data temuan kasus HIV di Kabupaten Mojokerto, tahun 2014 yang ditemukan 116 kasus, lalu sempat terjadi lonjakan temuan signifikan pada tahun 2017 sebanyak 576 kasus, lalu sempat menurun hanya menemukan 50 kasus pada 2021.
Lalu, kasusnya kembali meningkat pada tahun 2022 sebanyak 175, 2023 sebanyak 305 kasus, dan 2024 314 kasus. Pada tahun 2026 ini, hingga April 2026 Dinkes menemukan 115 kasus.
"Untuk tahun 2026, per April kemarin tercatat ada sebanyak 115 kasus baru yang kami temukan, yang Juni masih belum diverifikasi," ungkapnya.
Ia menambahkan, dari total 1.624 ODHIV yang teridentifikasi, 1.416 orang tercatat pernah masuk perawatan. Kemudian 1.286 orang pernah memulai terapi antiretroviral (ART). Sedangkan 773 orang atau 48 persen saat ini berstatus on ART atau aktif menjalani pengobatan rutin.
’’Untuk orang yang meninggal dunia tercatat ada 532 orang Sementara sisanya masuk dalam kategori lost to follow-up (LFU/putus obat), tidak aktif atau pindah,’’ imbuhnya.
BACA JUGA:Polres Mojokerto Berlakukan SKCK Full Online, Warga Wajib Daftar via SuperApp
Ia mendorong pasa stakeholder agar ikut berperan aktif, kepedulian, dan pengawasan masyarakat sangat penting untuk menekan penyebaran HIV/AIDS.
"Kami saat ini fokus pada upaya menemukan kasus baru sekaligus memastikan pasien yang terdiagnosis disiplin menjalani terapi ART secara berkelanjutan," tandasnya.
Sumber:
