Pemprov Jatim Siapkan Rp276 Miliar untuk TPG Guru

Pemprov Jatim Siapkan Rp276 Miliar untuk TPG Guru

Gubernur Khofifah saat menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, di Surabaya, Sabtu (8/8/2026).-Foto : Kominfo Jatim-

Surabaya, diswaymojokerto.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp276 miliar untuk memenuhi Tunjangan Profesi Guru (TPG) melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini Pemprov Jatim tengah mengurus legalitas agar anggaran TPG yang semestinya bersumber dari APBN tersebut dapat dialokasikan melalui APBD.

Hal itu disampaikan Khofifah usai menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Prof. Dr. Unifah Rosyidi, di Surabaya, Sabtu 8 Agustus 2026

BACA JUGA:NCT 127 Kembali ke Jakarta! NCTzen Indonesia Bersiap Sambut Konser Oktober 2026

BACA JUGA:Egrang Tak Boleh Hilang, Ledokombo Hidupkan Kembali Permainan Tradisional

"Kita sedang berproses untuk mendapatkan legalitas terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG), yang semestinya merupakan anggaran dari APBN. Namun, kami akan menyiapkannya melalui APBD karena memang para guru tersebut seharusnya sudah mendapatkan haknya," ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, proses tersebut telah mendapat dukungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kementerian terkait. Dokumen serta dasar administrasi untuk pemenuhan TPG juga telah diproses melalui Direktorat Jenderal terkait.

Selanjutnya, Kementerian Dalam Negeri akan mengirimkan surat kepada Kementerian Keuangan untuk memastikan anggaran tersebut dapat diintegrasikan dalam P-APBD 2026.


PB PGRI memberikan Penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Khofifah sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemprov Jatim terhadap kemajuan pendidikan serta dukungan kepada guru dan tenaga kependidikan.-Foto : Kominfo Jatim-

"Akan ada surat dari Kementerian Dalam Negeri kepada Kementerian Keuangan untuk memastikan proses tersebut dapat diintegrasikan ke dalam perubahan APBD (P-APBD) tahun ini. Nilainya sekitar Rp276 miliar," kata Khofifah.

Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi mengapresiasi langkah Pemprov Jatim tersebut. Menurutnya, kesejahteraan guru merupakan salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

"Kami melihat bahwa guru merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu," ujar Unifah.

BACA JUGA:Jalan Sehat Perteng Wates Kota Mojokerto, Meriah dengan Kostum Unik, dari Flora Fauna Hingga Ibu Peri

BACA JUGA:Cegah Rem Blong, Jalur Penyelamat di Turunan Sendi Mojokerto Kembali Direvitalisasi

Sumber: