Api Melahap Pabrik Mie di Ngoro Mojokerto, 6 Damkar dan Water Cannon Dikerahkan
Pabrik mie di Ngoro, Mojokerto, terbakar-Foto : Istimewa-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Kepulan asap dan kobaran api mengejutkan kawasan industri di Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa 18 Agustus 2026 pagi. Sebuah pabrik mie, PT Mulia Agung Sentosa, terbakar ketika aktivitas produksi belum dimulai.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 05.00 WIB, saat sejumlah pekerja mulai berdatangan setelah dua hari libur. Api diduga pertama kali muncul dari bagian ketel atau boiler di ruang produksi, kemudian merembet ke material kayu yang berada di sekitar lokasi hingga kobaran api membesar.
Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi mengatakan, api pertama kali diketahui petugas keamanan atau karyawan ketika sedang melakukan persiapan di area produksi.
“Awal api diketahui dari kayu yang ada di boiler, lalu merembet ke ruang produksi,” ujarnya.
BACA JUGA:Dari Ubi Ungu Jadi Sereal, IKM Mojokerto Naik Kelas Berkat Sentuhan Teknologi
Menurut Heru, saat kebakaran terjadi para pekerja sebenarnya mulai berdatangan karena jam kerja dijadwalkan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, mereka belum masuk dan melakukan aktivitas produksi.
Begitu mengetahui api membesar, pekerja langsung dievakuasi dari area pabrik. Kondisi tersebut membuat tidak ada pekerja yang berada di ruang produksi ketika api mulai membesar.
Rahayu, salah seorang karyawan pabrik, mengatakan sebagian pekerja memang sudah berada di lingkungan pabrik saat kejadian. Namun, mereka belum mulai bekerja.

Pabrik Mie di Ngoro Mojokerto Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan-Foto : Istimewa-
“Baru datang, ada yang borongan, ada yang masuk pagi jam 6. Tapi belum kerja. Masih di sini, disuruh pulang. Disuruh mundur karena apinya sudah besar, enggak boleh masuk,” katanya.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun, informasi awal yang diterima para pekerja menyebut api berasal dari bagian ketel.
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman membutuhkan banyak armada. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Selain itu, satu unit water cannon milik Pusdik Brimob Watukosek turut diterjunkan untuk membantu menjinakkan api.
BACA JUGA:161.900 Keluarga di Kabupaten Mojokerto Terima Bantuan 30 Kg Beras, Data Penerima Jadi Sorotan
Sumber:




