Empat Mobil Listrik Meluncur di Kampus Unej, Langkah Baru Menuju Green Campus
Rektor UNEJ dan Branch Manager BTN Jember menunjukkan berkas penyerahan bantuan 4 mobil listri dari BTN ke UNEJ-Foto : Humas Universitas Jember-
Jember, diswaymojokerto.id - Upaya Universitas Jember (Unej) membangun kampus yang lebih ramah lingkungan mulai terlihat dari langkah sederhana yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Empat mobil listrik kini digunakan untuk mendukung operasional sejumlah unit kerja di lingkungan kampus Tegalboto.
Empat kendaraan tersebut merupakan dukungan dari Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai bagian dari sinergi untuk mendorong terwujudnya konsep green campus di Unej. Bantuan diserahkan kepada Rektor Unej Iwan Taruna dalam pertemuan bersama jajaran pimpinan kampus dan BTN Jember, Selasa 18 Agustus 2026.
Mobil listrik itu selanjutnya digunakan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Fakultas Kedokteran Gigi, serta Fakultas Keperawatan Unej.
BACA JUGA:Api Melahap Pabrik Mie di Ngoro Mojokerto, 6 Damkar dan Water Cannon Dikerahkan
Penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Namun, bagi Unej, konsep kampus hijau tidak berhenti pada pergantian kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik.
Green campus mencakup perubahan yang lebih luas, mulai dari efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan sampah, penghijauan, hingga pengembangan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.

Penyerahan 4 mobil listri dari BTN ke UNEJ secara simbolis-Foto : Humas Universitas Jember-
Branch Manager BTN Jember Rizky Hermawan mengatakan pihaknya mendukung langkah Unej karena sejalan dengan komitmen BTN dalam mendorong pembiayaan dan ekosistem yang mendukung energi bersih.
“Sebagai bank mitra Unej, kami mendukung langkah Unej mewujudkan green campus,” ujar Rizky.
Menurut dia, dukungan terhadap transisi menuju energi bersih dapat dilakukan melalui berbagai bentuk, termasuk pembiayaan energi terbarukan dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik. Salah satunya melalui kolaborasi pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
BACA JUGA:Dari Ubi Ungu Jadi Sereal, IKM Mojokerto Naik Kelas Berkat Sentuhan Teknologi
BACA JUGA:161.900 Keluarga di Kabupaten Mojokerto Terima Bantuan 30 Kg Beras, Data Penerima Jadi Sorotan
Di lingkungan kampus, keberadaan kendaraan listrik nantinya bukan sekadar simbol perubahan. Kendaraan tersebut menjadi bagian dari aktivitas operasional sekaligus contoh nyata bahwa penggunaan energi yang lebih bersih dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber:



