ucapan hut ke 81 PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk

800 Lulusan Unej Diingatkan AI Mulai Geser Pekerjaan Level Pemula

800 Lulusan Unej Diingatkan AI Mulai Geser Pekerjaan Level Pemula

Wisudawan UNEJ Periode II Tahun Akademik 2026/2027 dengan Indeks Prestasi Kumulatif Tertinggi jenjang Sarjana dan Diploma-Foto : Humas Universitas Jember-

Jember, diswaymojokerto.id -  Sebanyak 800 mahasiswa Universitas Jember (Unej) resmi menyandang gelar setelah mengikuti Wisuda Periode II Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Auditorium Unej, Sabtu 22 Agustus 2026.  Di tengah perayaan kelulusan itu, para lulusan justru dihadapkan pada tantangan baru: perubahan lanskap dunia kerja yang semakin dipengaruhi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Rektor Unej Iwan Taruna mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah sejumlah pekerjaan yang selama ini menjadi pintu masuk bagi lulusan perguruan tinggi. Pekerjaan administratif rutin, layanan umum hingga analisis sederhana mulai banyak terbantu, bahkan diambil alih, oleh teknologi berbasis AI.

BACA JUGA:120 Regu Pelajar Semarakkan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

BACA JUGA:ARTOTEL Grand Prima Surabaya Tawarkan Paket Pernikahan di Wedding Yes mulai Rp 28 Jutaan

Kondisi tersebut, kata Iwan, membuat lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah dan kemampuan teknis. Integritas, kemampuan mengambil keputusan, berpikir kritis, serta membangun kepercayaan justru menjadi modal yang semakin penting ketika pekerjaan-pekerjaan rutin dapat dikerjakan teknologi.

“Lulusan saat ini lulus di masa yang tidak baik-baik saja,” kata Iwan dalam prosesi wisuda, Sabtu 22 Agustus 2026


Rektor UNEJ dalam pidato Wisuda Periode II Tahun Akademik 2026/2027-Foto : Humas Universitas Jember-

Menurut dia, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membentuk kejujuran, nilai kemanusiaan dan kemampuan berpikir kritis.

Pesan tersebut menjadi relevan ketika lulusan baru memasuki pasar kerja yang tidak lagi menawarkan jalur masuk yang sama seperti sebelumnya. Perkembangan AI membuat sejumlah pekerjaan pada level pemula mengalami perubahan, sehingga lulusan dituntut memiliki kemampuan yang tidak mudah digantikan mesin.

BACA JUGA:247 Siswa Mojokerto Kembali Pegang Ijazah, Harapan Melanjutkan Hidup Terbuka

BACA JUGA:Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Mojokerto

Iwan juga meminta para lulusan tidak terjebak pada ukuran keberhasilan yang banyak beredar di media sosial. Ia mengingatkan bahwa perjalanan karier setiap orang memiliki waktu dan proses yang berbeda.

“Jangan putus asa jika belum jadi orang kaya di usia dua puluh delapan tahun seperti yang diunggah di media sosial,” ujarnya, disambut tawa hadirin.

Dalam wisuda kali ini, 800 lulusan yang dikukuhkan berasal dari jenjang doktor, magister, sarjana, hingga diploma. Sejumlah lulusan mencatat capaian akademik menonjol.

Sumber: