Sesepuh dan Warga PSHT Mojokerto Duduk Bersama, Pesan Persaudaraan Mengemuka
Forum Silaturahmi PRESHTO (Persaudaraan Setia Hati Mojokerto) yang digelar di Padepokan PSHT Ranting Jetis, Rabu 2 September 2026-Foto : Dok. PSHT Mojokerto-
Mojokerto, diswaymojokerto.id - Menjaga persaudaraan dan kebersamaan menjadi pesan utama dalam Forum Silaturahmi PRESHTO (Persaudaraan Setia Hati Mojokerto) yang digelar di Padepokan PSHT Ranting Jetis, Mojokerto Rabu 2 September 2026 malam.
Kegiatan tersebut dihadiri para sesepuh PSHT Mojokerto bersama warga PSHT Ranting Jetis. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan juga diisi sarasehan sebagai ruang untuk berdiskusi, bertukar pandangan, serta menyampaikan berbagai masukan terkait kehidupan persaudaraan.
BACA JUGA:ShopeePay Dukung Adopsi QRIS Nasional, Hadirkan Pasti Cashback Saldo hingga Rp100.000 untuk Pengguna
BACA JUGA:Melihat Peluang di Balik Tumpukan Kulit Kopi, Tiga Mahasiswa Unej Ciptakan PLANTARA
Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para sesepuh dan warga PSHT duduk bersama dalam satu forum, mempertemukan berbagai generasi sekaligus memperkuat komunikasi di antara keluarga besar PSHT Mojokerto.
Ketua PSHT Ranting Jetis, Kang Mas Aripin, mengatakan pihaknya merasa mendapat kehormatan karena padepokan tersebut dipercaya menjadi tempat pelaksanaan Forum Silaturahmi PRESHTO.

Para sesepuh PSHT Mojokerto-Foto : Dok. PSHT Mojokerto-
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Ranting Jetis sehingga Padepokan PSHT Ranting Jetis dapat menjadi tempat pelaksanaan forum silaturahmi dan sarasehan. Bagi kami, ini merupakan suatu kehormatan,” ujar Aripin.
Menurut dia, forum semacam itu penting untuk menjaga komunikasi sekaligus memperkuat hubungan antarwarga PSHT. Perbedaan pandangan, kata dia, merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan.
BACA JUGA:Dari Kota Mojokerto untuk NTT, Rp146 Juta Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa
BACA JUGA:Harga Cabai Rawit di Mojokerto Tembus Rp70 Ribu, Pembeli Kini Cuma Berani Beli Setengah Ons
“Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita tetap mengedepankan persaudaraan dan kebersamaan,” katanya.
Kehadiran para sesepuh juga menjadi bagian penting dalam sarasehan. Selain memberikan arahan dan nasihat, para sesepuh diharapkan terus menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur persaudaraan PSHT.

Sebagian warga PSHT Mojokerto-Foto : Dok. PSHT Mojokerto-
Sumber:




