ucapan hut ke 81 PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk

Antrean BBM Mengular di Jember, ASN WFH dan Siswa Belajar dari Rumah

Antrean BBM Mengular di Jember, ASN WFH dan Siswa Belajar dari Rumah

Antrean BBM di sebuah SPBU di Jember-Foto : Tim media Kominfo Jember-

Jember, Diswaymojokerto.id - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember membuat pemerintah daerah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi mobilitas sekaligus membantu warga yang harus menunggu lama mendapatkan BBM.

Pemkab Jember memberlakukan work from home (WFH) bagi ASN serta pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa dari jenjang PAUD/TK hingga SMA/SLTA. Di saat bersamaan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat dikerahkan untuk mendatangi sejumlah SPBU dan membagikan makanan serta minuman kepada warga yang sedang mengantre.

BACA JUGA:512 Keluarga di Dlanggu Mojokerto Terima Bantuan Beras 30 Kg

BACA JUGA:BBM Langka di Jember, Ribuan Peserta PEKSIMINAS Tetap Bertanding

Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengatakan pembagian bantuan dilakukan di sejumlah titik, di antaranya SPBU Baratan dan Arjasa, Kamis 10 September 2026.

“Kami minta seluruh OPD dan camat untuk serentak turun menyapa masyarakat yang sedang antre BBM. Ada yang membagikan air mineral, snack, hingga nasi kotak. Bahkan, hari ini beberapa Dapur MBG (makan bergizi gratis) juga kami gerakkan,” kata Gus Fawait.


Kendaraan operasional SPPG pun ikut antre BBM-Foto : Tim media Kominfo Jember-

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk membantu warga yang harus menghabiskan waktu cukup lama dalam antrean. Pemerintah daerah juga ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.

“Menunjukkan bahwa pemerintah hadir bersama masyarakat dan pengusaha untuk peduli di tengah kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Namun, Pemkab Jember menyadari persoalan pasokan BBM berada di luar kewenangan pemerintah daerah. Karena itu, salah satu langkah yang ditempuh adalah mengurangi aktivitas yang memicu penggunaan kendaraan secara harian.

BACA JUGA:Majestic Wedding Fair Hadirkan Lebih 30 Vendor Pernikahan di Swiss-Belinn Manyar Surabaya

BACA JUGA:Bukan Sekadar Takut Sanksi, Perusahaan Didorong Sadar Lindungi Pekerja

Gus Fawait mengatakan kebijakan WFH bagi ASN dan PJJ bagi pelajar diarahkan untuk mengurangi konsumsi BBM sehingga distribusi ke SPBU diharapkan dapat kembali normal.

“Langkah ini bertujuan membantu Pertamina. Tujuannya agar proses distribusi dan penjualan BBM di SPBU bisa kembali pulih dan normal secepatnya,” katanya.

Sumber: