Petugas Gabungan di Kota Mojokerto Temukan Dugaan Penyewaan Trotoar untuk Lapak PKL Kontainer

Kamis 28-08-2025,17:48 WIB
Reporter : Fio Atmaja
Editor : Elsa Fifajanti

Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Satpol PP Kota Mojokerto bersama TNI-Polri menggelar razia penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik pada Rabu, 27 Agustus 2025. Dari operasi tersebut, petugas menemukan dugaan penyewaan trotoar untuk pedagang kontainer makanan di ruang publik.

Salah satu temuan mencolok terjadi di kawasan Jalan Benteng Pancasila (Benpas). Sebuah stan kontainer bertuliskan “Pempek Tujuan Khas Palembang” berdiri hingga menutupi jalur pejalan kaki. 

Saat dikonfirmasi, pegawai lapak mengaku bosnya menyewa lokasi tersebut untuk berjualan. Namun, tidak disebutkan siapa pihak yang menyewakan maupun besaran tarifnya.


Salah satu lapak berdiri di atas trotoar. -Foto: istimewa-

“Pemilik lapak sudah kami hubungi melalui telepon. Ia mengaku menyewa tempat, tapi belum menyebutkan detail lainnya,” ungkap Kabid Trantibum Satpol PP Kota Mojokerto, Akhmad Ajib Mustofa, Kamis, 28 Agustus 2025. 

Atas temuan itu, Satpol PP memberikan surat panggilan kepada pemilik usaha untuk hadir ke kantor dan memberikan klarifikasi. Sebagai jaminan, satu tabung gas elpiji dari lapak tersebut disita petugas.

Selain di Benpas, razia juga menyasar PKL yang menempati trotoar dan badan jalan di kawasan padat lainnya, seperti Jalan Empunala dan Jalan HOS Cokroaminoto. Sejumlah pedagang buah hingga penjual tahu campur turut ditertibkan.

BACA JUGA:Pameran Flora di Sunrise Mall Mojokerto, Kenalkan Terarium Hingga Pajang Aneka Tanaman Hias

BACA JUGA:Harga Ubi di Pacet Merangkak Naik Dua Kali Lipat, Pedagang Terpaksa Kurangi Stok

Ia menegaskan, tujuan utama operasi ini adalah mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang publik bagi pejalan kaki. Menurutnya, lapak-lapak liar tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas.


Satpol PP Kota Mojokerto bersama TNI-Polri menggelar razia penertiban pedagang kaki lima (PKL)-Foto: istimewa-

“Kami tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Para pedagang kami beri peringatan dan dipanggil untuk dialog serta klarifikasi. Tapi jika tetap membandel, tentu ada tindakan lanjutan sesuai perda,” pungkasnya.

Kategori :