Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Muhammad Anugra Dwi, warga Dusun Menanggal, Mojosari, Mojokerto, menjadi korban pengeroyokan oleh empat orang tidak dikenal setelah membeli kopi di sebuah angkringan.
Kejadian yang berlangsung pada Rabu, 19 November 2025 malam itu terekam kamera CCTV dan telah dilaporkan ke Polres Mojokerto.
Saat itu ia bersama seorang temannya baru saja membeli kopi bungkus di angkringan depan Stadion Mojosari dan bermaksud pulang menuju rumah.
Namun di pertengahan jalan, tepatnya di depan warung Bakso Besar Menanggal, keduanya tiba-tiba dipepet dua motor berboncengan, total empat orang. Tanpa mengetahui alasan apa pun, para pelaku langsung menghentikan laju motor korban.
“Salah satu pelaku bilang, ‘lapo kon nang angkringan maeng plorak-plorok?, suami saya dan temannya langsung nge-freeze karena tidak tahu maksudnya,” ujar istri korban, Kamis, 27 November 2025.
BACA JUGA:5 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Saat Razia Kos dan Hotel di Kota Mojokerto
BACA JUGA:Warga Binaan Lapas Mojokerto Tampilkan Seni Kreativitas Dalam Gelar Fashion Show
Belum sempat menjawab, korban dan temannya langsung dipukuli oleh empat pelaku. Bahkan, korban mengaku tidak sempat turun dari motor dan hanya bisa melindungi diri serta barang berharga mereka.
Pukulan bertubi-tubi membuat bagian wajah dan kepala Anugra mengalami memar hingga berdarah, sementara dadanya terasa sesak. Temannya juga mengalami memar di beberapa bagian tubuh.
Beberapa warga yang melihat kejadian itu sempat membubarkan keributan, namun para pelaku justru dibiarkan kabur.
“Temannya suami saya sudah bilang ‘tolong sampean tahan pak, tak telepon polres’, tapi pelaku tetap pergi,” terangnya.
Usai kejadian, korban langsung mendatangi Polres Mojokerto untuk membuat laporan dan menjalani visum. Salah satu anggota kepolisian bahkan mengantar korban ke lokasi kejadian sambil melakukan penyisiran di sekitar angkringan stadion, namun warga di sekitar mengaku tidak mengenali para pelaku.
BACA JUGA:LP2M Unej Gelar Seminar Nasional Pengembangan Kopi, Salah Satu Komoditas Unggulan Jember
BACA JUGA:Layanan AKDP Mojokerto-Batu via Cangar Terhenti Pasca-Longsor di Pacet
Pihak keluarga kini masih menunggu proses penyelidikan dari Polres Mojokerto. Aksi pengeroyokan itu disebut terekam CCTV di lokasi dan telah diserahkan sebagai barang bukti.