Dahlan Iskan Menjadi Magnet Talk Show Hipmi Fest Bertajuk Wira Expo 2025 di Kota Mojokerto

Sabtu 29-11-2025,19:26 WIB
Reporter : Elsa Fifajanti
Editor : Elsa Fifajanti

Mojokerto, diswaymojokerto.id Dahlan Iskan yang hadir di Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Fest bertajuk Wira Expo 2025 di Kota Mojokerto menjadi magnet ratusan pengusaha muda menyimak talk show yang sudah ditunggu sejak pembukaan even tersebut.

Ratusan pengusaha seperti tersihir menyaksikan talk show yang berlangsung di Sunrise Mall, Sabtu 29 November 2025. Selama kurang lebih satu setengah jam, Dahlan Iskan membagikan pengalaman saat dirinya menjadi pengusaha.

Acara ini menjadi hidup, karena Menteri BUMN pada 2012-2017 ini mengajak hadirin dan tamu undangan yang sebagian besar pengusaha muda membagikan pengalaman mereka ketika merintis usaha. Baik itu saat usahanya berkembang maupun ketika usahanya jatuh.


Dahlan Iskan berfoto bersama peserta talk show yang sebagian besar merupakan pengusaha muda di Kota Mojokerto-Foto : Elsa Fifajanti-

‘’Banyak orang melihat kesuksesan seorang pengusaha di masa sekarang, masa yang memperlihatkan kesuksesannya. Orang sering kali lupa bahkan tidak memperhatikan bagaimana awal pengusaha sukses tersebut bisa menjadi seperti saat ini,’’ papar Dahlan Iskan membuka talk show sore itu.

Dahlan lantas menceritakan kesuksesan Kholid Bawazier, yang dituliskan di Harian Disway (Catatan Dahlan 29 November 2025).  ‘’Bawazier benar-benar merintis usahanya dari bawah. Dimulai dari toko sarung milik ayahnya. Bawazier diminta oleh ibunya agar tidak kuliah untuk membantu usaha ayahnya,’’ kisah Dahlan.

BACA JUGA:Pelunasan Bipih 2026 Tahap Pertama Dibuka, 1.233 CJH Mojokerto Segera Melunasi

BACA JUGA:Longsor Kembali Terjadi di Jalur Mojokerto - Batu via Cangar

Kalau ingin sukses lihatlah perjalanan bisnis Bawazier. ‘’Ia hanya lulusan SMA, padahal semua saudaranya kuliah di kedokteran. Namun ketika ia berjualan sarung tidak hanya berhenti di tokonya, tapi memasarkannya di kampung-kampung. Kelak ia memiliki pabrik sarung dengan merknya sendiri,’’ paparnya.


Talk show menajdi hidup karena pelaku usaha diminta menceritakan pengalamannya oleh Dahlan Iskan-Foto : Elsa Fifajanti-

Dari Bawazier juga bisa diteladani bagaimana, ia awalnya hanya memasarkan 100 bungkus mie instant Indomie ke perkampungan, yang ternyata kelak Bawazier memiliki pabrik indomie sendiri bahkan hingga di Arab Saudi.

Talk show yang dimoderatori seorang pengusaha muda di bidang percetakan, menjadi makin hangat saat Dahlan Iskan mengundang dua orang pengusaha yang telah berusaha selama 5 tahun, untuk mengisahkan jatuh bangun usahanya. 

BACA JUGA:Forikan Kabupaten Jember Raih Penghargaan Forikan Award Tingkat Provinsi Jatim

BACA JUGA:Jember Raih Penghargaan Nasional KKS Swasti Saba dan STBM Award 2025

‘’Banyak pengusaha yang ketika sudah mulai mapan, tergoda untuk berpindah ke usaha lain, saya mengistilahkan kutu loncat, ini tidak baik,’’ kata Dahlan.  Dahlan mengungkapkan, memilih loncat ke tempat lain itu bukan Solusi. 

Kategori :