Bupati Mojokerto Tekankan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur Jalan

Selasa 17-03-2026,11:05 WIB
Editor : Andung

 

Mojokerto, Diswaymojokerto.id – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur jalan. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengamanan Lebaran 2026 di ruang rapat Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto, Senin sore, 16 Maret 2026.

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang ada, jaringan jalan di wilayah Kabupaten Mojokerto terdiri dari jalan nasional sepanjang sekitar 42,422 kilometer,. Selain itu ada jalan provinsi sepanjang 73,110 kilometer, serta jalan kabupaten sepanjang 1.166,393 kilometer.

Karena itu, untuk mendukung kelancaran arus mudik, dia meminta perangkat daerah terkait segera memastikan seluruh rambu lalu lintas, marka jalan, serta perlengkapan jalan lainnya dalam kondisi baik. ‘’Semuanya haus dalam kondisi baik dan siap digunakan selama periode mudik Lebaran,’’ katanya.


Bupati Mojokerto memimpin rapat koordnasi persiapan pengamanan libur lebaran-dok Kominfo Kabupaten Mojokerto for DiswayMojokerto-

Selain itu, tambahya, dia juga minta segera ada pengenanan semua kerusakan jalan di beberapa titik lokasi agar tidak mengganggu kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat. ‘’Sehingga tidak mengganggu kelancaran serta keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,’’ tegasnya.

BACA JUGA:Jelang Lebaran, Stasiun Mojokerto Didominasi Kedatangan Penumpang

BACA JUGA:Taman Bahari Majapahit dan Sekarsari, Destinasi yang Jadi Magnet Wisatawan Kunjungi Kota Mojokerto

Gus Barra, sapan akrabnya, juga minta jajarannya juga mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan wisata. Seperti diketahui wilayah Kabuoaten Mojokerto memiliki beberapa Kawasan wisata seperti Pacet, Trawas, dan sekitarnya.

Di lokas-lokasi wisata itu biasanya mengalami peningkatan kunjungan selama libur lebaran. ‘’Kondisi itu berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, risiko kecelakaan wisata, hingga penumpukan sampah di kawasan wisata,’’ ucapnya.

Dia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem. Selain itu potensi angin kencang, serta pohon tumbang yang dapat mengganggu jalur mudik di beberapa wilayah Kabupaten Mojokerto.


Kepala Dinas PRKP2 Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto menjelaskan langkah dalam Rakor Pengamanan libur labaranrencana pe-dok Kominfo Kabupaten Mojokerto for DiswayMojokerto-

Pemkab Mojokerto, tambahnya, juga memantau ketersediaan bahan bakar minyak serta bahan pokok penting selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Saat ini tercatat terdapat 57 SPBU aktif di wilayah Kabupaten Mojokerto yang terdiri dari 41 SPBU Pertamina, 8 Pertashop, dan 8 Indostation.

BACA JUGA:PDIP Kota Mojokerto Larang Kader Kelola SPPG Program MBG

BACA JUGA:BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Berbeda dari Tahun Sebelumnya, Cuaca di Indonesia Alami Perubahan

‘’Semua stasiun pengisian bahan bakar minyak itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa mudik Lebaran. Jangan sampai ada antrian penjang di SPBU, apalagi di lokasi-lokasi Kawasan wisata,’’ sahutnya.

Sementara itu, kesiapan layanan kesehatan juga terus diperkuat dengan menyiagakan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Mojokerto. Di wilayah Kabuoaten Mojokerto terdapat 1 Public Safety Center (PSC), 12 rumah sakit, 27 puskesmas, serta 6 pos kesehatan yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa libur Lebaran.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mojokerto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, perangkat daerah. Dia juga mengapresiasi instansi terkait yang telah berkomitmen mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak atas kerja sama dan komitmennya dalam mendukung pengamanan arus mudik Lebaran tahun 2026," pungkasnya.

Kategori :