Dayung Tak Sekadar Lomba, Tapi Latih Mental Tangguh Generasi Muda

Selasa 21-04-2026,14:37 WIB
Editor : Elsa Fifajanti

Mojokerto, diswaymojokerto.id - Riak air, hentakan dayung, dan kekompakan tim menjadi pemandangan yang mewarnai Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dayung Jawa Timur 2026. Lebih dari sekadar adu cepat di lintasan, olahraga dayung menghadirkan pelajaran penting tentang kerja sama, ketahanan fisik, dan kekuatan mental.

Di tengah semangat kompetisi itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan ajang seperti Kejurprov Dayung memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal siapa yang paling cepat mencapai garis finis, tetapi juga tentang proses menempa diri.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun fondasi karakter yang kuat bagi generasi penerus bangsa,” ujar Ning Ita, sapaan akrabnya, saat upacara penutupan, Senin 20 April 2026.


Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan hadiah untuk para pemenang-Foto : Kominfo Pemkot Mojokerto-

Selama tiga hari pelaksanaan, kejuaraan berlangsung penuh semangat sportivitas. Para atlet dari berbagai daerah menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjunjung tinggi nilai disiplin dan pantang menyerah nilai yang justru menjadi inti dari olahraga itu sendiri.

Sebagai tuan rumah, Kota Mojokerto mencatatkan hasil membanggakan dengan menembus posisi tiga besar. Sementara gelar juara umum diraih Kabupaten Mojokerto, disusul Kota Surabaya di peringkat kedua.

BACA JUGA:4.600 UMKM Mamin di Kota Mojokerto Dikebut Sertifikasi Halal, Ini Pentingnya Buat Pelaku Usaha dan Konsumen

BACA JUGA:Digerebek di Sooko, Mojokerto Polisi Sita 255 Gram Sabu dan Puluhan Ekstasi, Satu Pengedar Diamankan

“Ini menjadi kebanggaan bagi saya sebagai pemimpin, melihat atlet-atlet Kota Mojokerto mampu berprestasi dan bersaing,” ungkap Ning Ita.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Jawa Timur, KONI, serta seluruh atlet dan ofisial yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan tersebut.


Para pemenang Kejurprov dayung berfoto bersama-Foto : Kominfo Pemkot Mojokerto-

Lebih jauh, Ning Ita mengingatkan bahwa olahraga adalah investasi jangka panjang. Bukan hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi tantangan.

Kejurprov Dayung 2026 sendiri diikuti oleh 12 kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan melibatkan sekitar 350 atlet. Mereka berlaga di berbagai kategori, mulai dari U15, U18, hingga kelas umum.

BACA JUGA:Menyusun Presentasi Ayat Lebih Praktis, Kemenag Rilis Add-ins Qur’an untuk PowerPoint

BACA JUGA:Kabupaten Mojokerto Melejit! Juara Umum Loncat Indah Jatim 2026 di Tengah Keterbatasan

Kategori :