Dengan pendekatan baru ini, Kementerian Agama berharap dapat menghadirkan layanan yang tetap optimal, sekaligus membangun budaya kerja yang lebih modern dan responsif terhadap perubahan zaman.
BACA JUGA:Chabib Sjarbini, dari Ruang Sidang ke Balai Kota: Jejak Pemimpin yang Mengubah Wajah Mojokerto
BACA JUGA:Maraknya Aksi Bunuh Diri di Jembatan Cangar, Petugas Bakal Intensifkan Patroli
Pada akhirnya, lokasi kerja boleh berubah, tetapi komitmen melayani tetap harus berada di tempat yang sama di garis depan kebutuhan masyarakat.