Gus Fawait Garansi Nasib PPPK Jember Aman: Kerja Bagus, Kontrak Lanjut!
Bupati Jember Muhammad Fawait-Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Jember, diswaymojokerto.id - Kabar gembira datang bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Jember. Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara terbuka menjamin tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, setidaknya hingga tahun 2027 mendatang.
Langkah ini diambil pria yang akrab disapa Gus Fawait tersebut untuk meredam kegelisahan para tenaga honorer dan PPPK paruh waktu. Belakangan, isu efisiensi anggaran yang berujung pemberhentian pegawai memang sempat viral dan memicu kekhawatiran di berbagai daerah.
"Saya pastikan tidak ada pemberhentian terhadap PPPK dan PPPK Paruh Waktu pada tahun 2027. Tenang saja, selama kinerjanya bagus, pengabdian akan terus berlanjut," tegas Gus Fawait di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu 4 April 2026

ASN di lingkungan Pemkab Jember-Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Berbeda dengan daerah lain yang mulai mengerem pengangkatan pegawai, Jember justru mengambil jalur berani. Berkat pengelolaan anggaran yang cermat, Jember tercatat sebagai daerah dengan usulan pengangkatan PPPK terbanyak di Indonesia.
BACA JUGA:Rumah di Jetis Mojokerto Ludes Dilalap Si Jago Merah, Satu Orang Tewas
BACA JUGA:873 KK Terdampak Banjir di Mojokerto, Bupati Salurkan Bantuan dan Perkuat Mitigasi
Namun, Gus Fawait memberikan catatan penting: profesionalisme adalah harga mati. Jaminan kontrak ini berlaku bagi mereka yang berdedikasi. Sebaliknya, bagi pegawai - baik PNS maupun PPPK - yang lalai dalam tugas, sanksi tegas sesuai aturan tetap menanti.
Kepastian hukum ini langsung berdampak positif pada psikologi kerja di tingkat bawah, salah satunya di Kecamatan Sumbersari. Sebagai pusat pendidikan dan titik keramaian di Jember, beban kerja pelayanan publik di wilayah ini tergolong tinggi.

Jajaran ASN dan non ASN di lingkungan Pemkab Jember mengikuti apel pagi -Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, menyebut kebijakan bupati sangat humanis dan mampu meningkatkan moral stafnya.
"Jaminan ini adalah motivasi luar biasa. Dengan hilangnya rasa khawatir, rekan-rekan PPPK kini bisa lebih fokus dan maksimal melayani warga," ujar Deni.
BACA JUGA:Guru Besar FMIPA Unej Kembangkan Metode Deteksi Manipulasi Gambar Berbasis 'Persegi Ajaib'
BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Tuntaskan Penyaluran Beras untuk 14.507 KK, Strategi Jaga Daya Beli Pasca Lebaran
Sumber:

