Kunjungan Menteri ATR/BPN Dorong Sumbersari Jadi Percontohan Percepatan Sertifikasi Tanah di Jember
Menteri Pertanahan ATR/BPN Nusron Wahid melakukan kunjungan kerja ke Jember-Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Jember, diswaymojokerto.id - Kecamatan Sumbersari diproyeksikan menjadi wilayah percontohan dalam percepatan program pertanahan di Kabupaten Jember, menyusul kunjungan kerja Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, pada Minggu 5 April 2026.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat berbagai program strategis di bidang pertanahan.
BACA JUGA:Damkar Mojokerto Evakuasi Ular Welang Berbisa dari Perkebunan Warga
BACA JUGA:E2 Data Center Surabaya Perkuat Peran Jatim sebagai Gerbang Digital Nusantara
Dalam agenda tersebut, pemerintah menekankan percepatan sertifikasi tanah secara massal, penataan ruang wilayah, serta penguatan digitalisasi layanan administrasi pertanahan guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Selain kegiatan kedinasan, rombongan juga menghadiri silaturahmi di kediaman Habib Hadi Assery dalam rangka peringatan Haul ke-50 Habib Sholeh Tanggul. Kehadiran pejabat pemerintah bersama tokoh masyarakat dan ulama dinilai mencerminkan sinergi antara kebijakan pembangunan dengan kearifan lokal.

Menteri Pertanahan ATR/BPN Nusron Wahid bersama Bupati Jember Muhammad Fawait-Foto : Kominfo Kabupaten Jember-
Bupati Jember, yang akrab disapa Gus Fawait, menyatakan optimisme bahwa dukungan pemerintah pusat akan mempercepat penataan sektor pertanahan di wilayahnya. Ia menilai langkah tersebut menjadi peluang untuk mendorong pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Dukungan dari Kementerian ATR/BPN menjadi momentum penting untuk mempercepat sertifikasi tanah dan penataan ruang di Jember. Kami siap mengawal implementasinya di daerah,” ujarnya.
BACA JUGA:PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Triwulan I, Bidik 22 Ribu Kantong Darah di 2026
BACA JUGA:As Roda Patah, Truk Tangki Air Terguling di Mojokerto, Sebabkan Kemacetan
Menindaklanjuti hal tersebut, Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, menyatakan kesiapan wilayahnya untuk menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program percepatan pertanahan. Sebagai kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi dan aktivitas ekonomi yang dinamis, Sumbersari dinilai memiliki kebutuhan mendesak dalam penataan lahan.
Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah kelurahan guna memastikan validasi data pertanahan masyarakat berjalan optimal. Pemutakhiran data menjadi langkah awal untuk mendukung proses sertifikasi yang lebih cepat dan tepat sasaran.
“Kami akan memastikan data pertanahan selalu diperbarui sehingga program sertifikasi dapat dilaksanakan secara masif dan akurat,” ujarnya.
Sumber:

