Jumlah JCH Bondowoso Bertambah Jadi 916 Orang, Dijadwalkan Berangkat 13–14 Mei 2026

Jumlah JCH Bondowoso Bertambah Jadi 916 Orang, Dijadwalkan Berangkat 13–14 Mei 2026

Jumlah JCH Bondowoso berangkat haji 2026 bertambah jadi 916 orang dibandingkan pada Januari 2026 sebanyak 902 orang.-Foto : Faustino-

Bondowoso, diswaymojokerto.id -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memastikan jumlah jemaah calon haji (JCH) tahun 2026 mengalami penambahan.

Hingga awal April 2026, total JCH yang akan diberangkatkan tercatat sebanyak 916 orang, atau bertambah 14 orang dibandingkan data awal pada Januari 2026 yang berjumlah 902 jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bondowoso, Astono, menjelaskan  penambahan tersebut merupakan dampak dari perubahan kebijakan penetapan kuota haji secara nasional.

Jika sebelumnya kuota didasarkan pada jumlah penduduk muslim di suatu daerah, kini penentuan dilakukan berdasarkan urutan daftar tunggu (waiting list) secara nasional.

BACA JUGA:Maling Gasak Laptop dan Proyektor di SDN Simbaringin Mojokerto, Sekolah Kehilangan Fasilitas Jelang Ujian TKA

BACA JUGA:Fokus Genjot PAD, DPRD Kota Mojokerto Serahkan 18 Rekomendasi atas LKPJ Wali Kota 2025

“Perubahan kebijakan ini berdampak positif bagi Jawa Timur. Secara keseluruhan, provinsi ini mendapatkan tambahan sekitar 7.000 jemaah pada musim haji 2026. Sehingga kuota Bondowoso yang semula 902 meningkat menjadi 916 jemaah,” ujarnya, Selasa 7 April 2026

Astono menegaskan bahwa jumlah 916 JCH tersebut bersifat final. Meski demikian, pihaknya telah mengantisipasi kemungkinan adanya jemaah yang batal berangkat akibat meninggal dunia, sakit, atau mengundurkan diri.

Untuk itu, Kemenhaj Bondowoso menyiapkan jemaah cadangan dengan jumlah mencapai sekitar 40 persen dari total kuota.

Menurutnya, mekanisme pengisian kekosongan kursi tidak hanya berlaku bagi jemaah asal Bondowoso, melainkan mengikuti sistem daftar tunggu tingkat provinsi di Jawa Timur.

“Jika ada kursi kosong, penggantinya mengikuti urutan daftar tunggu provinsi. Artinya, tidak harus dari Bondowoso, tetapi bisa dari daerah lain di Jawa Timur sesuai antrean,” jelasnya.

BACA JUGA:Kecelakaan Beruntun di Mojokerto, Tiga Mobil dan Satu Sepeda Motor, Lima Orang Luka-Luka

BACA JUGA:Jember Kejar Target Lumbung Pangan Nasional, Strategi 'Oplah' Jadi Prioritas Ketimbang Jalan Tani

Lebih lanjut, Astono memaparkan bahwa seluruh JCH Bondowoso tahun ini dijadwalkan berangkat pada gelombang kedua melalui Embarkasi Juanda Surabaya.

Sumber: